Penerbangan Arkia Evakuasi Warga Israel dari Dubai usai Insiden Flydubai

Ilustrasi penerbangan komersil. (Anadolu Agency)

Penerbangan Arkia Evakuasi Warga Israel dari Dubai usai Insiden Flydubai

Willy Haryono • 3 October 2026 15:35

Dubai: Penerbangan pertama Israel yang ditujukan untuk memulangkan warga negaranya yang terdampar di Uni Emirat Arab (UEA) berangkat dari Dubai pada Jumat malam, setelah layanan ditangguhkan usai insiden maskapai Flydubai.

Penyiar publik Israel KAN melaporkan penerbangan Arkia lepas landas dari Dubai dengan membawa penumpang Israel yang masih terdampar di UEA setelah “upaya pembajakan pesawat Flydubai."

Menurut KAN, yang juga dikutip Anadolu Agency, Sabtu, 3 Oktober 2026, otoritas keamanan Israel pada Kamis lalu telah memberikan izin kepada maskapai Israel untuk mengoperasikan penerbangan pemulangan dari Dubai. Namun, tidak disebutkan jumlah penumpang yang terdampak.

Pada tahap awal, penumpang tidak diperbolehkan menempatkan bagasi di ruang kargo pesawat karena sistem keamanan khusus belum tersedia, menurut penyiar tersebut.

KAN mengutip seorang sumber yang mengetahui lalu lintas udara antara Israel dan UEA yang mengatakan otoritas Emirat berkomunikasi dengan pihak Israel “dalam upaya mencegah insiden berkembang menjadi krisis yang lebih luas yang dapat menyebabkan penghentian penerbangan berkepanjangan."

Maskapai UEA, Flydubai, pada Jumat kemarin menekankan pentingnya penyelidikan resmi untuk menetapkan fakta terkait insiden tersebut.

Sebelumnya di hari Jumat, maskapai Israel El Al mengatakan membatalkan penerbangan yang telah direncanakan untuk mengevakuasi warga Israel dari Dubai setelah UEA mencabut izin pendaratan yang sebelumnya diberikan kepada maskapai Israel.

Penerbangan FZ1073 terlibat dalam sebuah insiden di dalam kokpit. Sejumlah keterangan yang berbeda beredar mengenai apa yang terjadi dan motif di balik insiden tersebut. Penyelidikan resmi saat ini sedang berlangsung.

Flydubai untuk sementara menghentikan penerbangan dari dan menuju Tel Aviv setelah insiden tersebut. Maskapai mengatakan keselamatan dan kesejahteraan penumpang, awak, serta operasional penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Maskapai tersebut mengatakan penangguhan sementara akan memberikan kesempatan kepada pihak berwenang untuk melanjutkan penyelidikan dan menentukan keadaan lengkap terkait insiden tersebut.

Baca juga: Pesawat Flydubai Mendarat di Arab Saudi Setelah Laporan Dugaan Pembajakan

(Willy Haryono)