Sampah Terus Bertambah, Zona 5 TPA Sarimukti Terancam Penuh Lebih Cepat

TPST Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. Foto: BNPB

Sampah Terus Bertambah, Zona 5 TPA Sarimukti Terancam Penuh Lebih Cepat

Roni Kurniawan • 7 October 2026 15:46

Bandung: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat kini kehilangan kapasitas lebih cepat dari perkiraan. Zona 5 yang semula diproyeksikan mampu menampung sampah hingga Agustus 2027, kini diperkirakan hanya bertahan sampai November 2026.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Arief Perdana, mengatakan kapasitas Zona 5 kini telah terisi sekitar 80 persen. Dari total kapasitas sekitar 700 ribu ton, sebanyak 560 ribu ton sampah telah menumpuk.

"Jadi kita perkirakan jumlah sampah masuk dengan sisa kapasitas hanya bisa sampai November 2026 yang seharusnya Agustus 2027," kata Arief di Bandung, Rabu, 7 Oktober 2026.


Arief menuturkan, persoalan bukan hanya karena volume sampah yang terus bertambah, tetapi juga keterbatasan dalam mengoptimalkan ruang yang tersedia. 

Pemadatan timbunan sampah di Zona 5 belum berjalan maksimal akibat keterbatasan alat berat. Pada saat yang sama, kiriman sampah dari kabupaten dan kota di Bandung Raya disebut masih kerap melampaui kuota yang telah ditentukan.

"Pemadatan berkurang karena kurang alat berat, lalu sampah dari kota-kota walaupun dibatasi tetap saja ngirimnya lebih," ujar Arief.


TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. (MTVN/Roni K)


Diakui Arief, kondisi tersebut membuat ruang yang seharusnya bisa dioptimalkan semakin cepat terkikis. Beban Sarimukti juga berpotensi bertambah ketika pemerintah melakukan pembersihan sampah di lokasi-lokasi tertentu, seperti pasar.

"Belum lagi ada opsi dari pimpinan, misalnya saat Pak Gubernur menyelesaikan sampah di pasar terus kita terima, jadi berpengaruh pada kapasitas landfill di Zona 5," tutup Arief.

(Silvana Febiari)