Sosialisasi Gagasan hingga ke Akar Rumput Mendesak

Pendiri OM Institute Okky Madasari/Medcom.id/Theo

Sosialisasi Gagasan hingga ke Akar Rumput Mendesak

Theofilus Ifan Sucipto • 17 February 2024 15:35

Jakarta: OM Institute menyoroti temuan terkait alasan masyarakat memilih calon pemimpin tertentu karena kasihan hingga bantuan sosial (bansos). Fenomena itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang serius.

"Butuh siasat baru dari civil society, politikus, dan partai dalam mendiseminasi gagasan agar sampai ke grass root," kata Pendiri OM Institute Okky Madasari dalam diskusi virtual di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Februari 2024.

Okky mengatakan mayoritas pemilih berada di akar rumput. Penyebaran gagasan yang merata akan membuat calon pemilih lebih rasional dalam menentukan pilihan.

"Sehingga dalam melakukan pertimbangan memilih, tidak melulu diarahkan. (Bukan karena) uang, bansos (bantuan sosial), tapi substantif," ujar dia.
 

Baca: Temuan OM Institute, Publik Pilih Prabowo karena Bansos

Okky menyebut pendidikan politik krusial agar masyarakat berani menolak politik uang. Supaya mereka betul-betul bisa memilih sesuai hati nurani.

"Karena politik ketakutan masih berperan besar bagi pemilih dalam menggunakan hak pilihnya," jelas dia.

Okky mengungkapkan alasan publik yang memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Data itu berdasarkan temuan OM Institute di enam provinsi.

"Kami temukan ada yang alasannya takut bansos (bantuan sosial) tidak dilanjutkan dan kasihan karena (Prabowo) selalu kalah," ucap dia.

OM Institute melakukan pemantauan sejak 7 Februari 2024 atau seminggu sebelum hari pencoblosan. Pemantauan intensif baru dilakukan H-2 pencoblosan dan H+1 pencoblosan.

"Pemantauannya di enam provinsi, 17 kabupaten/kota di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan," tutur Okky.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)