28 Titik Dekat Jalur Kereta Api di Jawa Tengah Rawan Bencana

Ilustrasi--Jalur kereta api antara Purwokerto, Jawa Tengah, ke arah Cirebon dan Jakarta terputus di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. (MI/Lilik Darmawan)

28 Titik Dekat Jalur Kereta Api di Jawa Tengah Rawan Bencana

Media Indonesia • 7 December 2023 11:10

Purwokerto: PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), memberikan perhatian khusus terhadap 28 titik rawan bencana.

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto Feni Novida Saragih mengatakan ada 28 titik rawan bencana di wilayah kerjanya, apalagi di musim hujan.

"Di seluruh wilayah kerja Daop 5 Purwokerto terdapat 28 daerah yang memerlukan perhatian khusus. Sebab. ada kerawanan terjadinya bencana alam," ujarnya, Kamis, 7 Desember 2023.

Kerawanan bencana itu terdiri dari longsoran, amblesan, ataupun banjir yang tersebar di beberapa titik. Sepertji di petak Prupuk-Linggapura, Banjar-Langen, Gandrungmangu-Kawunganten, Kawunganten-Jeruklegi, dan Lebeng-Maos.

Menurutnya, titik-titik rawan bencana itu terdeteksi setelah KAI sudah memetakan daerah yang memerlukan perhatian khusus yang rawan gangguan alam seperti longsoran, amblesan, ataupun banjir.

"Salah satu upaya yang dilaksanakan adalah  menyiapkan petugas ekstra untuk patroli dan inspeksi setiap hari," katanya.

Selain itu, lanjut Feni, pihaknya telah menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS). Tujuannya sebagai persiapan enanganan jika sewaktu-waktu terjadi force majeur gangguan alam khususnya bencana hidrometeorologi.

"Secara rutin KAI secara rutin melaksanakan joint inspection (JI) antarunit di internal KAI. Selain itu, KAI bersama DJKA Kemenhub, BTP Semarang, dan Satpel Purwokerto juga melaksanakan joint inspection atau inspeksi bersama," jelasnya.

Dijelaskan oleh Feni, pihaknya telah mengerahkan petugas esktra terutama untuk menjaga 28 titik rawan bencana tersebut.

"Secara total petugas ekstra yang bertugas melakukan. pemantauan dan penjagaan wilayah rawan bencana sebanyak 68 personel," tambah dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Meilikhah)