Karhutla Jabar Meluas ke 23 Kabupaten/Kota, 833 Hektare Lahan Hangus

Petugas BPBD Sumedang melakukan penyemprotan air pada lahan yang terbakar. Dok/BPBD Sumedang

Karhutla Jabar Meluas ke 23 Kabupaten/Kota, 833 Hektare Lahan Hangus

Media Indonesia • 13 October 2026 13:53

Bandung: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengepung sejumlah wilayah di Jawa Barat (Jabar). Total luas area yang terbakar pada pekan ini mencapai 833,78 hektare, meningkat dari pekan sebelumnya seluas 719,03 hektare.

Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengungkapkan karhutla kini meluas hingga ke 331 desa/kelurahan yang tersebar di 177 kecamatan.

"BPBD Jawa Barat mencatat jumlah kejadian juga bertambah, dan pekan ini total sudah mencapai 451 peristiwa," ungkap Hadi, Selasa, 13 Oktober 2026.

Bencana karhutla tercatat telah melanda 23 dari total 27 kabupaten dan kota di Jabar. Intensitas kejadian paling tinggi berada di Kabupaten Sumedang dengan 75 peristiwa, disusul Kabupaten Ciamis (55 kejadian), Subang, dan Sukabumi (38 kejadian).

Ilustrasi karhutla. Sumber Foto: BPBD Kab. Sragen

Kabupaten Sumedang juga menduduki peringkat tertinggi dari sisi luas area yang terbakar, yakni mencapai 141,56 hektare. Daerah terdampak parah lainnya dengan luasan area terbakar yang cukup besar meliputi Kabupaten Subang (113,63 hektare), Garut (90,85 hektare), Ciamis (86,47 hektare), dan Majalengka (77,94 hektare).

"Meski hujan sudah turun di sejumlah daerah, tapi belum merata. Kekeringan masih terjadi, sehingga potensi karhutla masih harus terus diwaspadai," jelas Hadi.

Menyikapi hal tersebut, BPBD Jabar terus mengimbau warga agar tetap berhati-hati. Masyarakat diminta untuk tidak memicu percikan api, seperti membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok yang masih menyala, serta membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar. (MI/Sugeng)

(Lukman Diah Sari)