Hutan Gunung Ciremai Terbakar Lagi, Api Masih Berkobar

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di hutan Gunung Ciremai ( foto: MPA KuninganI

Hutan Gunung Ciremai Terbakar Lagi, Api Masih Berkobar

Nurul Hidayah • 22 October 2026 12:30

Kuningan: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Hingga saat ini, proses pemadaman titik api masih terus berlangsung.

“Hasil pantauan patroli udara dalam rangka Karhutla SPTN Wilayah I Kuningan TNGC, api terdeteksi masih menyala di lokasi,” kata Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan TNGC, Eska Nata Suryana, Kamis, 22 Oktober 2026.

Berdasarkan informasi, titik api mulai terdeteksi pada Rabu malam, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 20.44 WIB. Lokasi kebakaran berada di Grid 15 M (koordinat -6.847357, 108.432047), Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan. Kepulan asap tebal dari amukan api di kawasan hutan tersebut tampak membumbung tinggi.

Saat ini, petugas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) bersama masyarakat sekitar tengah berjibaku melakukan pemadaman.

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di hutan Gunung Ciremai ( foto: MPA Kuningan)

Humas Masyarakat Peduli Api (MPA) Silihwangi Majakuning, Asep Sonjaya, turut membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kebakaran melanda kawasan TNGC di Kecamatan Pasawahan, yang berbatasan langsung dengan Desa Seda, Kecamatan Mandirancan.

“Hingga kini, anggota MPA yang merupakan warga sekitar masih terus mencoba untuk memadamkan api,” kata Asep.

Rentetan Karhutla di Gunung Ciremai

Sebagai informasi, insiden ini menambah rentetan kasus karhutla yang melanda kawasan TNGC di wilayah Kuningan sepanjang tahun 2026. Kasus pertama tercatat menghanguskan Blok Cirendang, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.

Setelah berhasil dipadamkan, titik api kembali muncul pada Senin, 7 September 2026, usai warga yang sedang bertani melaporkan adanya kepulan asap di Blok Cileutik dan Cimaung. Tak berhenti di situ, karhutla susulan juga sempat menghanguskan area Blok Batu Saheng Grid 20K Resor Pasawahan pada 9 Oktober 2026 lalu.

(Lukman Diah Sari)