Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.
Sumpah Pemuda, Menbud Ajak Pemuda Rawat Keberagaman Budaya
Muhammad Syawaluddin • 28 October 2026 22:28
Makassar: Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, mengajak generasi muda menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata. Hal tersebut mencakup upaya merawat keberagaman budaya dan mengambil peran strategis dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.
Fadli menilai bahwa momentum Sumpah Pemuda yang tahun ini mengangkat tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia" sepatutnya menjadi pendorong bagi generasi muda untuk mencintai Tanah Air melalui kerja nyata, tangguh menghadapi tantangan, dan menumbuhkan kepedulian antarsesama.
"Semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup, diwariskan, dan diwujudkan dalam kehidupan nyata," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.
Fadli juga menyampaikan, ikrar yang dicetuskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa sekaligus pengingat bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi persatuan. Semangat tersebut perlu terus diwariskan dan diwujudkan dalam karakter, sikap, serta tindakan generasi penerus bangsa di tengah keberagaman suku, bahasa, tradisi, dan ekspresi budaya Indonesia.
“Di tengah keberagaman suku, bahasa, tradisi, dan ekspresi budaya yang kita miliki, generasi muda harus mampu menjaga persatuan sekaligus merawat keberagaman yang membentuk identitas bangsa kita,” harap dia.
Fadli menjelaskan, nilai patriotik tercermin melalui kecintaan terhadap tanah air yang diwujudkan dengan menjaga persatuan, merawat keberagaman budaya, dan memahami sejarah perjuangan bangsa. Sementara itu, kegigihan menjadi bekal bagi generasi muda untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan tidak menyerah dalam menghadapi perubahan zaman.
“Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui tindakan dan kerja nyata. Kegigihan diperlukan agar generasi penerus bangsa terus belajar, berjuang, mengembangkan potensi, serta menciptakan karya dan menghadirkan inovasi yang membuat kebudayaan Indonesia terus berkembang,” jelasnya.
“Dengan integritas, kerja sama, dan kepedulian, kita dapat meneruskan semangat Sumpah Pemuda sekaligus mengambil peran dalam memajukan kebudayaan sebagai bagian dari upaya
membangun masa depan Indonesia,” jelasnya.