Angin Kencang Terjang Jombang Jatim, 8 Desa Terdampak

Petugas BPBD Magetan meninjau dan melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jatim, Kamis (29/10/2026). ANTARA/Rindhu DK

Angin Kencang Terjang Jombang Jatim, 8 Desa Terdampak

Lukman Diah Sari • 30 October 2026 16:16

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kejadian tersebut mengakibatkan 25 rumah rusak dan satu tempat usaha terdampak.

"Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) di delapan desa turut terdampak," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resmi, Jumat, 30 Oktober 2026.

Dia menyebut delapan desa terdampak yakni Desa Ketemas di Kecamatan Kudu, Desa Pucangsimo di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Desa Kampung Baru, Karangmojo, dan Plandaan di Kecamatan Plandaan, Desa Megaluh di Kecamatan Megaluh, serta Desa Sumbernongko dan Ngusikan di Kecamatan Ngusikan.

"Hingga Kamis (29/10), BPBD Kabupaten Jombang masih melakukan penanganan darurat, pendataan di lokasi terdampak, serta koordinasi dengan pihak terkait," ujar Berton.

Petugas BPBD Magetan meninjau dan melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jatim, Kamis (29/10/2026). ANTARA/Rindhu DK

Dia mengimbau masyarakat saat menghadapi potensi angin puting beliung atau angin kencang, diimbau memeriksa dan memperkuat atap rumah agar tidak mudah terlepas. Ranting pohon yang rapuh atau berada dekat rumah dan ruang publik perlu dipangkas dengan aman.

"Ketika angin kencang terjadi, hindari berlindung di dekat papan reklame, pohon besar, tiang, maupun benda lain yang berisiko roboh atau tertiup angin. Carilah perlindungan di dalam bangunan yang kokoh," pesan Berton. 

(Lukman Diah Sari)