Polisi lalu lintas (polantas) tengah menggelar Operasi Patuh 2026. Foto: Istimewa.
Operasi Patuh 2026 Dipastikan untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Lalu Lintas bukan Tilang
Siti Yona Hukmana • 1 November 2026 18:10
Jakarta: Korlantas Polri menegaskan Operasi Patuh 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan fungsi lalu lintas secara menyeluruh, mulai dari bidang Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Penegakan Hukum (Gakkum), Registrasi dan Identifikasi (Regident), hingga penanganan kecelakaan lalu Lintas. Para Dirlantas Polda jajaran diminta memahami tujuan utama pelaksanaan operasi itu.
“Tekankan kepada seluruh jajaran bahwa tujuan utama Operasi Patuh adalah membangun budaya tertib berlalu lintas, bukan mengejar kuantitas tilang,” ujar Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Turmudi dalam keterangan tertulis, Minggu, 1 November 2026.
Oleh karena itu, Kombes Pol Turmudi meminta seluruh jajaran untuk mengoptimalkan peran masing-masing fungsi. Bidang Kamsel berperan meningkatkan edukasi dan kesadaran keselamatan, Gakkum melaksanakan penindakan secara profesional dan proporsional, Regident meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, serta penanganan kecelakaan lalu lintas dilakukan secara cepat dan profesional.

Polisi lalu lintas (polantas) wanita tengah mengatur arus alu lintas. Foto: Istimewa.
Operasi Patuh 2026 berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama pelaksanaan operasi, jajaran lalu lintas diharapkan mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, dengan tetap menegakkan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Melalui pelaksanaan operasi yang menyeluruh, Korlantas Polri berharap tercipta perubahan perilaku masyarakat menuju budaya berlalu lintas yang lebih disiplin, aman, tertib, dan berkeselamatan.