Ilustrasi Helikopter Waterbombing melakukan upaya pemadaman di salah satu lokasi karhutla di Riau. ANTARA/HO-Manggala Agni
Riau Nihil Karhutla, Satgas Udara Tetap Siaga
Lukman Diah Sari • 28 September 2026 16:18
Pekanbaru: Satuan Tugas (Satgas) Udara Provinsi Riau tetap siaga untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api, khususnya di wilayah yang sulit ditembus oleh Satgas Darat, meskipun saat ini sudah nihil kebakaran hutan dan lahan.
“Helikopter patroli dan seluruh pendukungnya tetap siaga dan waspada. Pengawasan terus dilakukan, termasuk melalui kerja sama dengan Satgas Udara lainnya,” kata Komandan Satgas Udara yang juga Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma TNI Abdul Haris di Pekanbaru, Senin, 28 September 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Kebakaran Hutan Pinus Gunung Lawu Capai 5 Hektare, Petugas Buat Sekat Lindungi Lahan Warga
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur Satgas Karhutla, baik di darat maupun udara, yang selama beberapa pekan terakhir berjibaku melakukan pemadaman, pendinginan, dan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak.
“Berdasarkan pemantauan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 NASA, kondisi Riau terkini zero karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun, seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” ujarnya.
.jpg)
Ilustrasi pemadaman karhutla. Foto: Dok. ANTARA FOTO.
Menurutnya, sejumlah titik api sebelumnya berada di kawasan yang sulit dijangkau oleh Satgas Darat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri sehingga dukungan kekuatan udara melalui helikopter patroli, pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta helikopter water bombing menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla.
“Situasi karhutla yang semakin terkendali merupakan hasil kerja bersama dengan semangat gotong royong antara Satgas Udara, Satgas Darat, seluruh stakeholder terkait, serta masyarakat peduli api,” ungkapnya.