Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Damar.
Pramono Yakin Perputaran Uang JRF dan Konser Kanye West Melebihi Prediksi
Muhammad Adyatma Damardjati • 1 October 2026 11:17
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini perputaran ekonomi dari Jakarta Running Festival (JRF) dan konser Kanye West akan melampaui prediksi Rp150 miliar. Hal itu disampaikan DKI 1 itu merespons prediksi Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan soal perputaran uang pada penyelenggaraan JRF.
"Saya meyakini bahwa apa yang disampaikan oleh Pak Luhut diprediksi menurut saya akan lebih dari 150 miliar. Karena size, ukuran dan jumlah orang yang terlibat dibandingkan dengan The Weeknd dan Pestapora menurut saya tidak kalah," ujar Pramono di Balai Kota.
Pramono membandingkan dengan perputaran uang dari konser The Weeknd selama dua hari dan Pestapora selama tiga hari. Menurutnya, kedua acara itu menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp250 miliar.
"Belajar dari pelaksanaan konser The Weeknd 2 hari dan juga Pestapora 3 hari, pada waktu itu perputaran ekonomi yang terdampak secara langsung dari kegiatan tersebut adalah 250 miliar," ungkap Pramono.
Pramono menyoroti konser Ye atau Kanye West yang digelar bersamaan dengan JRF. Menurutnya, konser itu menjadi satu-satunya di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

DKI Jakarta. Foto: Medcom.id.
"Konser Ye ini hampir 50 persen orang yang hadir datang dari luar. Karena memang ini konser untuk kawasan Asia Tenggara dan Oseania, hanya satu-satunya ada di Jakarta, sehingga antusiasmenya cukup tinggi," sebut Pramono.
Pramono menilai JRF yang berlangsung dua hari akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Jakarta. Menurutnya, antusiasme peserta dan penonton menjadi salah satu faktor pendorong.
"JRF ini berlangsung 2 hari dan pada saat yang bersamaan ada konser Kanye West. Saya meyakini perputaran ekonominya akan lebih dari 150 miliar," ujar Pramono.