Sektor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan menghadirkan inovasi Sistem Manajemen Administrasi Kependudukan Warga Berbasis Informasi Elektronik (Simas Gesit), Jakarta, Rabu (21/10/2026). ANTARA/HO-Pemprov DK
Urus Administrasi Kependudukan Bisa lewat Daring, Begini Caranya
Siti Yona Hukmana • 21 October 2026 10:20
Jakarta: Masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan lewat daring. Sektor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menghadirkan Sistem Manajemen Administrasi Kependudukan Warga Berbasis Informasi Elektronik (Simas Gesit).
"Simas Gesit dirancang untuk memudahkan warga mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor kecamatan," kata Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Pasar Minggu Anneke Iriany Fauzie di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 21 Oktober 2026.
Anneke menjelaskan inovasi tersebut bertujuan mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan, sekaligus memberikan kemudahan dalam mengakses pelayanan. Warga dapat mengajukan permohonan melalui ponsel pintar masing-masing dengan mengakses laman https://kependudukancapil.jakarta.go.id/pasarminggu/index.php/logins.
"Melalui layanan ini warga dapat mengajukan permohonan Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) yang hilang atau rusak, maupun pembaruan KIA. Layanan ini juga mencakup permohonan akta perkawinan bagi warga nonmuslim," ujar Anneke.

Ilustrasi Kartu Identitas Anak. Foto: Antara/Adiwinta Solihin (Budi Arista Romadhoni).
Anneke menambahkan pengurus RT dan RW dapat mengajukan layanan jemput bola untuk pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan ini diperuntukkan bagi warga berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas.
Guna meningkatkan kualitas pelayanan, Sektor Dukcapil Kecamatan Pasar Minggu berkolaborasi dengan Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan melalui inovasi Laksa Betawi. Anneke berharap kehadiran Simas Gesit dapat mengurangi kepadatan antrean di loket pelayanan kantor kecamatan.
"Mudah-mudahan inovasi ini dapat mengatasi padatnya antrean di loket kecamatan, menghadirkan layanan yang mudah dan cepat serta dapat diakses dari mana saja. Harapan kami, kesadaran warga untuk tertib administrasi kependudukan juga semakin meningkat," ujar Anneke.