Elkan Baggott: Saya Sangat Bangga Menjadi Orang Indonesia

Pesepak bola Timnas Indonesia Elkan Baggot (tengah) berselebrasi bersama Emil Audero (kedua kanan) usai mengalahkan Timnas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (ANTARA FOT

Elkan Baggott: Saya Sangat Bangga Menjadi Orang Indonesia

Whisnu Mardiansyah • 6 October 2026 06:27

Jakarta: Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengungkapkan kebanggaannya setelah turut mengantarkan Skuad Garuda meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia memastikan trofi perdana turnamen tersebut setelah menundukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir.

Baggott menjadi salah satu pemain penting dalam perjuangan Indonesia pada laga final. Bek tersebut mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 yang membuat skor berubah menjadi 2-2.

Pemain diaspora itu kemudian kembali menjalankan perannya dalam drama adu penalti. Baggott berhasil mengeksekusi tendangan penalti dan turut membantu Indonesia memastikan kemenangan atas Thailand.

"Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah terima kasih atas seluruh dukungan dari para suporter. Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini," kata Baggot dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin, 5 Oktober 2026.
 


Apresiasi untuk John Herdman dan Staf Pelatih

Baggott menilai keberhasilan Indonesia meraih gelar juara tidak terlepas dari kerja keras pelatih John Herdman bersama jajaran staf kepelatihan dan seluruh pihak yang bekerja di balik layar selama turnamen.

Menurut Baggott, tim pelatih mencurahkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan para pemain agar dapat tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

"Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami bisa tampil sebaik mungkin," kata Baggott.

Baggott juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan selama FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut dia, menjalani rangkaian pertandingan dalam waktu berdekatan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.


Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Sarach Yooyen (kiri) dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/tom.


Di balik penampilan Indonesia sepanjang turnamen, terdapat berbagai persiapan yang dilakukan tim untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi siap menghadapi setiap pertandingan, mulai dari fase grup hingga partai final.

Baggott menilai keberhasilan Indonesia tidak hanya menjadi hasil kerja para pemain yang tampil di lapangan. Menurut dia, gelar juara merupakan buah kerja bersama seluruh elemen tim, termasuk staf pelatih dan pihak-pihak yang mendukung perjalanan Skuad Garuda sepanjang turnamen.

"Ini bukan hanya kemenangan kami di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan semua staf. Saya pikir kami baru saja menunjukkan kalau kami adalah raja Asia Tenggara," kata dia.

(Whisnu M)