Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tahura Bukit Soeharto IKN

Tim gabungan lakukan pendinginan usai kebakaran di Tahura Bukit Soeharto (Dok. Humas Polda Kaltim)

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tahura Bukit Soeharto IKN

Media Indonesia • 4 October 2026 18:55

Penajam Paser Utara: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto yang masuk dalam delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di KM 37 Jalan Soekarno-Hatta, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Berkat respons cepat tim gabungan, kobaran api yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih dua hektare tersebut berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur (Kaltim) Kombes Tedy Sopandi mengatakan, tim gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Loa Janan, relawan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga sekitar langsung terjun ke lokasi begitu menerima informasi adanya titik api.

"Kapolsubsektor Tahura Aiptu Edi Susanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Batuah Aipda M. Fathur Rasyid bergerak menuju lokasi dengan melibatkan relawan, MPA, serta unsur terkait lainnya," ujar Tedy, Minggu, 4 Oktober 2026.

Setibanya di lokasi kejadian, petugas bersama tim gabungan segera melakukan pemadaman secara bertahap. Setelah titik utama api berhasil dijinakkan, proses dilanjutkan dengan pendinginan serta penyisiran secara menyeluruh di sekitar area terdampak. Langkah krusial ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan dan merambat ke kawasan hutan lindung di sekitarnya.

Upaya penanganan karhutla tersebut berlangsung intensif hingga pukul 22.45 Wita. Berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat, api berhasil dikendalikan sepenuhnya tanpa menimbulkan dampak kerusakan yang lebih parah pada vegetasi sekitar.

"Setelah dilakukan penyisiran, kondisi di sekitar lokasi dipastikan aman dan kondusif. Petugas juga tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi munculnya kembali titik api," tegas Tedy.

Tim gabungan lakukan pendinginan usai kebakaran di Tahura Bukit Soeharto (Dok. Humas Polda Kaltim)

Menurutnya, gerak cepat kepolisian bersama relawan dan MPA ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencegah meluasnya karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki nilai ekologis penting bagi kelestarian lingkungan.

"Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi sedang mudah terbakar," pungkasnya. (MI/Ervanmb)

(Lukman Diah Sari)