Savana Pulau Kenawa NTB Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Hamparan savana di Pulau Kenawa, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, terbakar pada Minggu (4/10/2026). Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar lima hektare lahan. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Sumbawa Barat.

Savana Pulau Kenawa NTB Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Lukman Diah Sari • 4 October 2026 17:15

Sumbawa Barat: Kebakaran hebat menghanguskan sekitar lima hektare lahan savana di kawasan wisata unggulan Pulau Kenawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Berdasarkan laporan Polsek Poto Tano, insiden kebakaran ini mulai terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Api dengan cepat melahap hamparan rumput kering yang berada di pulau seluas kurang lebih 15 hektare tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat Abdullah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya masih melakukan pendataan komprehensif di lapangan.

"Iya benar. Tapi penyebab dan kronologi belum kami dapatkan," kata Abdullah saat dikonfirmasi, Minggu, 4 Oktober 2026, melansir Antara.

Dugaan sementara pihak kepolisian, sumber api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan ke arah rumput kering. Tiupan angin yang cukup kencang di pesisir pantai membuat kobaran api meluas dengan cepat. Meski demikian, dugaan ini masih didalami untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Sebelumnya, pada pukul 11.00 Wita, sejumlah wisatawan dan masyarakat setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api kembali menyala tak lama kemudian akibat kondisi ilalang yang sangat kering.


Hamparan savana di Pulau Kenawa, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, terbakar pada Minggu (4/10/2026). Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar lima hektare lahan. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Sumbawa Barat.

Merespons situasi tersebut, jajaran Polsek Poto Tano, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB, serta aparatur Desa Poto Tano tiba di lokasi pada pukul 12.10 Wita. Tim gabungan langsung memutus jalur api guna mencegah rambatan ke area yang lebih luas, sembari berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk menyiagakan mesin pompa air.

Abdullah memastikan bahwa saat ini kondisi di lapangan sudah terkendali dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

"Setelah kami berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Kecamatan Poto Tano, api sudah padam," ujarnya.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi berupa kerusakan bangunan dalam peristiwa ini. Fasilitas pendukung wisata seperti lapak UMKM, penginapan, dan dermaga dilaporkan aman dari jangkauan api karena Pulau Kenawa tidak memiliki kawasan permukiman padat penduduk.

"Di Pulau Kenawa hanya ada bangunan lapak, dermaga, dan tempat penginapan bagi para wisatawan," jelas Abdullah.

Insiden ini sempat menyita perhatian publik usai video kepulan asap tebal dan hamparan savana yang menghitam viral di media sosial. Saat ini, aparat kepolisian dan pemerintah daerah masih terus bersiaga memantau lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api susulan.

(Lukman Diah Sari)