Ilustrasi freepik
Bacaan Niat Puasa Daud dan Tata Cara Pelaksanaannya
Putri Purnama Sari • 28 January 2026 13:49
Jakarta: Puasa Daud merupakan salah satu puasa sunah paling utama dan sangat dianjurkan dalam Islam. Puasa ini dilakukan secara selang-seling, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Daud AS.
Puasa Daud tidak hanya melatih kedisiplinan, tetapi juga menjadi bentuk ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu menjalankannya.
Apa Itu Puasa Daud?
Puasa Daud adalah puasa sunah yang dilakukan dengan pola satu hari puasa, satu hari tidak secara berulang. Rasulullah SAW menyebut puasa ini sebagai puasa yang paling dicintai oleh Allah SWT karena mengajarkan keseimbangan dan konsistensi.Sebagaimana hadis dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya:
“Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).
Dalam riwayat lain disebutkan: “Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 6277 dan Muslim no. 1159).
Bacaan Niat Puasa Daud
Seperti puasa sunah lainnya, niat puasa Daud dilakukan pada malam hari hingga sebelum waktu Subuh. Berikut bacaan niat puasa Daud:
Nawaitu shauma D?wuda sunnatan lillahi ta‘ala.
Artinya: Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta’ala.
Niat puasa Daud cukup diucapkan dalam hati, namun melafalkannya dianjurkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan niat.
Tata Cara Puasa Daud
Secara pelaksanaan, puasa Daud sama seperti puasa sunnah lainnya, yaitu:- Berniat puasa pada malam hari atau sebelum Subuh.
- Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
- Berbuka puasa saat waktu Maghrib tiba.
- Keesokan harinya tidak berpuasa, lalu kembali berpuasa di hari berikutnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com