Presiden Moldova Maia Sandu. (Anadolu Agency)
Presiden Moldova Kunjungi Ukraina untuk Peringatan 40 Tahun Bencana Chernobyl
Willy Haryono • 26 April 2026 18:47
Kyiv: Presiden Moldova Maia Sandu tiba di Kyiv pada Minggu, 26 April 2026, untuk menghadiri peringatan 40 tahun bencana nuklir Chernobyl sekaligus melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dalam pernyataannya, Sandu mengatakan kunjungan tersebut juga bertujuan memberikan penghormatan kepada para korban dan pihak yang berkorban demi mencegah tragedi nuklir yang lebih besar bagi Eropa.
“Kami menghormati mereka yang mengorbankan kesehatan bahkan nyawa demi melindungi Eropa,” ucap Sandu, dilansir dari Anadolu Agency.
Ia menekankan bahwa tragedi Chernobyl menunjukkan krisis besar dapat melampaui batas negara dan membutuhkan kerja sama internasional.
Sementara itu, Zelensky menyoroti pentingnya struktur perlindungan reaktor Chernobyl, termasuk New Safe Confinement yang dibangun melalui dukungan lebih dari 40 negara.
“Pemeliharaan dan perlindungan fasilitas ini adalah kepentingan bersama,” ujarnya.
Zelensky juga menuding perang dengan Rusia menambah risiko terhadap keamanan lokasi Chernobyl, dengan menuduh Moskow melakukan serangan drone di sekitar area tersebut.
Propaganda Anti-Rusia
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut peringatan Chernobyl sebagai pengingat global tentang bahaya energi nuklir jika tidak dikelola dengan benar.Zakharova menuduh Ukraina memanfaatkan isu keamanan Chernobyl untuk kampanye anti-Rusia, sekaligus mendesak negara-negara Eropa mengalokasikan dana untuk perbaikan sarkofagus reaktor ketimbang pembelian senjata bagi Kyiv.
Peringatan 40 tahun bencana Chernobyl kembali menyoroti pentingnya keamanan nuklir global di tengah konflik geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Eropa Timur.
Baca juga: Ukraina Pulihkan Listrik di PLTN Chernobyl Usai Dugaan Serangan Rusia