Dirjen Pemdes La Ode Ahmad Bolombo. Foto: Istimewa
Kemendagri Fokus Bahas Pembangunan Desa Bersama CIRDAP
M Sholahadhin Azhar • 23 April 2026 21:26
Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menerima kunjungan kehormatan atau courtesy meeting. Yakni, dengan Dirjen Centre on Integrated Rural Development for Asia and the Pacific (CIRDAP) Dr. P. Chandra Shekara.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi regional. Terutama, dalam mendorong pembangunan desa yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kunjungan Dirjen CIRDAP sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta memperdalam praktik-praktik terbaik dalam penguatan pemerintahan desa ke depan,” ujar Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, La Ode Ahmad Pidana Bolombo, dalam keterangan yang diikutip Kamis, 23 April 2026.
La Ode menyampaikan pertemuan tersebut difokuskan pada pertukaran pandangan dan pengalaman antarnegara anggota CIRDAP. Khususnya, dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di kawasan Asia-Pasifik.
Menurutnya, forum ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga sarana untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan dan kemandirian desa.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong pembangunan desa yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan pendekatan berbasis masyarakat serta penguatan ekonomi lokal,” jelasnya.
Dalam diskusi, salah satu isu utama yang dibahas adalah optimalisasi pemanfaatan Dana Desa. CIRDAP mendorong agar penggunaan anggaran dilakukan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, serta diarahkan pada kegiatan ekonomi produktif yang berkelanjutan.
La Ode juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kolektif desa melalui koperasi, termasuk peningkatan kapasitas manajerial, akses pasar, dan digitalisasi.
“Kami melihat penguatan koperasi desa menjadi kunci dalam membangun ekonomi lokal yang tangguh. Hal ini perlu didukung dengan peningkatan kapasitas, termasuk dalam aspek manajemen dan pemanfaatan teknologi digital,” ungkapnya.
Selain itu, Kemendagri mengapresiasi rencana pelaksanaan pelatihan CIRDAP di Indonesia yang direncanakan berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini dinilai menjadi peluang penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa melalui pertukaran pengetahuan lintas negara.
Lebih lanjut, La Ode menekankan pentingnya integrasi program-program CIRDAP dengan kebijakan nasional guna mempercepat pembangunan desa yang inklusif.

Dirjen Pemdes La Ode Ahmad Bolombo. Foto: Istimewa
“Kami mendorong agar program CIRDAP dapat terintegrasi dengan agenda pembangunan desa di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan terstruktur dan replikasi praktik terbaik dari berbagai negara,” tuturnya.
Ia optimistis, sinergi antara Kemendagri dan CIRDAP akan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap pembangunan desa di Indonesia semakin maju, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat desa,” pungkas La Ode.