Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Kendalikan Banjir Pesisir, Pemprov DKI Tambah Kapasitas Pompa Air Ancol
Aris Setya • 7 April 2026 22:15
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan peningkatan kapasitas pompa air di kawasan Ancol, Jakarta Utara, hingga mencapai 40.000 liter per detik. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah pesisir, terutama untuk menampung aliran air dari Pademangan, Kemayoran, hingga Kali Ciliwung Gunung Sahari.
"Di sistem tata air pompa Ancol ini ada dua pengelola. Satu oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PU, dan satu lagi oleh Pemprov DKI Jakarta. Kapasitas pompa milik pemerintah pusat sekitar 40.000 liter per detik," ujar Pramono saat meninjau Gedung Pompa Ancol, Jakarta Utara, Selasa, 7 April 2026.
Pramono menjelaskan bahwa saat ini kapasitas pompa yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta masih berada di angka 15.000 liter per detik. Menurutnya, kapasitas tersebut sudah tidak ideal untuk mengimbangi beban aliran air yang masuk ke Kali Ancol sebelum dibuang ke laut.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemprov DKI berencana melakukan pengadaan dan penambahan unit pompa baru dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan agar kemampuan sistem tata air milik daerah setara dengan fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah pusat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
"Sedangkan yang dikelola Pemprov saat ini 15.000 liter per detik, dan akan ditingkatkan menjadi 40.000 liter per detik," jelas Pramono.
Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat mengurangi risiko genangan di wilayah Jakarta Utara secara signifikan. Dengan total kapasitas yang lebih besar, sistem pompa di Ancol diharapkan mampu bekerja lebih optimal dalam membuang debit air ke laut, terutama saat intensitas hujan tinggi dan terjadi pasang air laut.