Pedagang plastik di Kabupaten Majalengka. Metro TV
Lonjakan Harga, Omzet Pedagang Plastik di Majalengka Turun 50 Persen
9 April 2026 11:48
Majalengka: Lonjakan harga plastik di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, cukup dirasakan langsung oleh para pedagang. Akibatnya, omzet pendapatan mereka turun hingga 20-50 persen.
Suasana di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Majalengka menunjukkan harga berbagai bahan jenis plastik naik drastis hingga dua kali lipat. Kenaikan harga diduga dipicu dampak konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang memengaruhi sejumlah pasokan bahan baku plastik.
Salah satu pedagang plastik, Tresna, mengatakan saat ini semua jenis plastik mengalami kenaikan harga. Mulai dari sedotan plastik, kantong plastik, plastik es, hingga gelas cup plastik.
Baca Juga :
Krisis Energi, Harga Plastik Ikut Melambung
"Sebelumnya harga plastik jenis es Rp29.000 per kilogram, kini menjadi Rp55.000 per kilogram. Harga cup gelas es sebelumnya Rp150.000 per kilogram, kini menjadi Rp400.000 hingga Rp450.000," kata Tresna di Majalengka, Kamis, 9 April 2026.
Tresna menjelaskan, kenaikan harga ini sudah dirasakan sejak tiga pekan terakhir. Banyak pedagang mengeluhkan kondisi ini. Akibatnya, omzet pedagang plastik mengalami penurunan hingga 50 persen.
.jpeg)
Ilustrasi. Foto: Greenhope.
Dampak kenaikan harga plastik juga dirasakan oleh pedagang es. Rizky, salah satu pedagang es, terpaksa menaikkan harga jualannya untuk menyiasati kondisi tersebut. Harga yang tadinya Rp10.000 per cup gelas es naik menjadi Rp12.000.
Sementara itu, pedagang es lainnya, Sanif, memilih tidak menaikkan harga jualannya. Namun, keputusan ini berdampak pada turunnya pendapatan hingga 20 persen akibat kenaikan harga plastik.