Kabut Asap Makin Pekat, Jam Masuk Sekolah di Kotawaringin Timur Diundur

Kabut asap di Kotawaringin Timur. (Metro TV/Akhmaddiannor)

Kabut Asap Makin Pekat, Jam Masuk Sekolah di Kotawaringin Timur Diundur

Akhmaddiannor • 5 August 2026 12:02

Kotawaringin Timur: Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengundur waktu jam masuk sekolah akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah itu diambil untuk melindungi anak-anak dari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Berdasarkan surat edaran Bupati Kotawaringin Timur, bahwa untuk jam belajar yang seharusnya jam 6.30 WIB, diundurkan jam 07.00 WIB," kata Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Mentawa Baru Hulu Sampit, Hasan, Rabu, 5 Agustus 2026.

Hasan mengungkapkan, pihaknya juga membagikan masker gratis untuk anak-anak di depan gerbang sekolah. Namun, jumlahnya terbatas.

"Anak-anak kami imbau perbanyak minum air putih, mengurangi aktivitas di luar sekolah," pesan dia.


Anak sekolah memakai masker. (Metro TV/Akhmaddiannor)

Dia mengaku bahwa intensitas kabut asap hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026, lebih pekat ketimbang kemarin. Hal itu, kata dia, sangat berpengaruh terhadap mata dan pernapasan siswa.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara, kabut asap pekat saat ini mempunyai kandungan partikel berisiko dan telah mencapai level yang berbahaya, memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi anak-anak dan kelompok usia rentan.

(Lukman Diah Sari)