Liga Santri Kota Tangerang 2026 Bangun Sportivitas dan Kebersamaan Santri

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan berfoto bersama santri Pondok Pesantren Ummul Rodhiyah yang meraih juara Liga Santri Wali Kota Cup 2026. (Dok. Istimewa)

Liga Santri Kota Tangerang 2026 Bangun Sportivitas dan Kebersamaan Santri

Silvana Febiari • 19 September 2026 12:24

Tangerang: Liga Santri Wali Kota Cup 2026 resmi berakhir. Kompetisi sepak bola yang diikuti 32 tim dari pondok pesantren se-Kota Tangerang tersebut ditutup oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, Jumat, 18 September 2026.

Maryono mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Liga Santri Wali Kota Cup 2026. Menurut dia, kompetisi ini menjadi wadah santri menyalurkan bakat olahraga sekaligus membentuk karakter, disiplin, dan kebersamaan.

“Liga Santri ini bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun sportivitas, kebersamaan, disiplin, dan semangat persaudaraan di antara para santri,” ujar Maryono.


Maryono menilai olahraga berperan penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter. Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak santri.

“Saya berharap para santri terus mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang keagamaan, pendidikan maupun olahraga. Jadikan kompetisi ini sebagai pengalaman untuk terus belajar, berproses, dan menjadi generasi muda yang membanggakan,” katanya.

Maryono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Selamat kepada seluruh tim yang sudah bertanding. Bagi yang menjadi juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah pengalaman, persahabatan, dan semangat untuk terus berkembang,” tuturnya.


Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan. (Dokumentasi/ Istimewa)


Pemerintah Kota Tangerang akan terus mendorong berbagai kegiatan positif bagi generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan olahraga dan pembinaan kepemudaan.

Pelaksanaan Liga Santri Wali Kota Cup diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas. Ke depan, kompetisi tersebut tidak hanya diikuti pondok pesantren dari Kota Tangerang, tetapi juga dapat mengundang pondok pesantren dari luar daerah.

“Mudah-mudahan ke depan pesertanya bisa lebih luas, tidak hanya dari Kota Tangerang, tetapi juga pondok pesantren dari luar daerah. Dengan begitu, ajang ini bisa menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarsantri melalui olahraga,” harapnya.


Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan mengalungkan medali kepada santri Pondok Pesantren Ummul Rodhiyah yang meraih juara Liga Santri Wali Kota Cup 2026. (Dok. Istimewa)

Liga Santri Wali Kota Cup 2026 digelar di dua venue, yakni Stadion Benteng Reborn dan Stadion Mini Cipondoh. Kegiatan ini berlangsung selama 14 hari, sejak 4 hingga 18 September 2026.

Kompetisi sepak bola antarsantri tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarpesantren di Kota Tangerang. Pada laga final, Pondok Pesantren Ummul Rodhiyah keluar sebagai juara setelah mengalahkan Pondok Pesantren Al Kamil dengan skor 1-0.

Kemenangan tersebut mengantarkan Pondok Pesantren Ummul Rodhiyah menjadi kampiun Liga Santri Wali Kota Cup 2026. Sedangkan posisi juara ketiga diraih Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin.

(Silvana Febiari)