Pemkab Sitaro Distribusikan Air Bersih ke Desa Terdampak Kemarau

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro mendistribusikan air bersih untuk warga yang mengalami kesulitan air bersih. ANTARA/HO-BPBD Sulut (ho)

Pemkab Sitaro Distribusikan Air Bersih ke Desa Terdampak Kemarau

Silvana Febiari • 18 September 2026 11:11

Manado: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus mendistribusikan air bersih untuk desa atau kampung terdampak musim kemarau. Terbaru, bantuan air bersih disalurkan ke Kampung Pehe.

"Pada hari ini kami mendistribusikan air bersih ke Kampung Pehe," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sonny Belseran di Manado, dilansir Antara, Jumat, 18 September 2026.

Distribusi air tersebut dilakukan menggunakan kendaraan milik Dinas Sosial berkapasitas 1.100 liter. Penyaluran telah dilakukan sebanyak tujuh kali.


"Sebelumnya memang ada beberapa kendaraan yang ikut mendistribusikan air bersih, tapi saat ini hanya satu kendaraan, sementara tiganya belum bisa dioperasionalkan karena terkendala bahan bakar," ujar Sonny.

Distribusi air bersih terus dilakukan pemerintah kabupaten di titik-titik yang kesulitan air bersih. "Distribusi air bersih sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro sejak 1 Agustus 2026 sampai sekarang," ucap Sonny.


Seorang petani menabur pupuk urea pada tanaman padi yang mengalami kekeringan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr


Sejumlah desa atau kampung dengan tingkat kekeringan tinggi berada di Kecamatan Siau Barat Utara. Wilayah tersebut meliputi Desa Batubulan, Hiung, Kawahang, Kinali, Mini, Nameng, dan Winangun.

Sonny berharap warga menghemat penggunaan air bersih selama kondisi tersebut berlangsung. Ia juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan atau perkebunan yang dapat memicu kebakaran.

(Silvana Febiari)