12 Perjalanan Kereta Api di Cirebon Terlambat Akibat Kecelakaan KA Menoreh

KA Bantuan untuk menarik lokomotif KA Menoreh yang terlibat kecelakaan. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

12 Perjalanan Kereta Api di Cirebon Terlambat Akibat Kecelakaan KA Menoreh

Ahmad Rofahan • 21 January 2026 17:53

Cirebon: Sebanyak 12 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan akibat gangguan perjalanan KA Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen. Insiden tersebut terjadi di KM 201+400 petak jalan antara Stasiun Babakan–Waruduwur, wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon.

Kereta api yang terdampak di antaranya KA Majapahit, Blambangan Ekspres, Kertajaya, Dharmawangsa, Argo Merbabu, Menoreh, Kaligung, Argo Sindoro, hingga Tawang Jaya Premium.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para penumpang atas kelambatan perjalanan hingga tiba di tujuan,” kata Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Rabu, 21 Januari 2026.
 


KAI juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan di lapangan. Mulai dari Damkar, BPBD Kabupaten Cirebon, Polresta Cirebon, hingga unsur terkait lainnya, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan aman.

Lebih lanjut, KAI kembali mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas.

“Kereta api memiliki jalur khusus dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” tegasnya.

KAI berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat di perlintasan sebidang dapat terus ditingkatkan. Hal ini penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.


Proses evakuasi lokomotif KA Menoreh yang tertemper truk tangki di Cirebon. (Metrotvnews.com/A Rofahan)


Sementara itu, evakuasi KA Menoreh berhasil diselesaikan pukul 09.22 WIB oleh petugas KAI dengan menggunakan Railway Crane dari Dipo Lokomotif Cirebon. Setelah evakuasi selesai, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada jalur rel yang terdampak.

“Setelah evakuasi, jalur hilir yang mengalami kerusakan dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Setelah dinyatakan aman, jalur hilir sudah dapat dilewati kereta api dengan kecepatan terbatas 40 km per jam, dan secara bertahap akan ditingkatkan hingga normal,” ujar Muhibbuddin.

Sementara itu, jalur hulu hanya ditutup sementara selama proses evakuasi berlangsung. Setelah pekerjaan selesai, jalur tersebut kembali dapat dilalui dengan kecepatan normal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)