Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Wacana 'Tukar-Guling' Pejabat, Purbaya Pastikan Independensi BI Tetap Terjaga
Insi Nantika Jelita • 20 January 2026 11:26
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan independensi Bank Indonesia (BI) tetap terjaga dan tidak akan terpengaruh oleh intervensi pemerintah, meski adanya wacana pertukaran posisi pejabat antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan BI.
Purbaya juga menepis anggapan masuknya pejabat BI ke Kemenkeu atau sebaliknya akan mengganggu independensi kebijakan moneter.
"Soal independensi, kecuali nanti pada waktu ambil keputusan ada intervensi langsung dari pemerintah. Selama ini kan enggak ada. BI independen, kita jalankan fiskal, mereka jalankan moneter," tegas Purbaya di Kompleks Senayan, Jakarta, dikutip Selasa, 20 Januari 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan, koordinasi antara pemerintah dan BI dilakukan dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk memastikan kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meski masing-masing tetap independen.
| Baca juga: Thomas Djiwandono Disebut Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI |

(Ilustrasi, gedung Kemenkeu dan BI. Foto: fiskal.kemenkeu.go.id)
Biar punya pengalaman lebih luas
Purbaya juga menyatakan dukungannya terhadap wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas A. M. Djiwandono yang akan mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Menurut Purbaya, perpindahan tersebut akan memperkaya pengalaman Thomas, khususnya dalam memahami kebijakan moneter setelah sebelumnya berkecimpung di sektor fiskal.
"Ya bagus lah, biar Pak Thomas punya pengalaman lebih luas lagi. Sudah di fiskal, sekarang kalau masuk ke moneter kan bagus. Saya mendukung," ungkap Purbaya.
Dalam wacana tersebut, Thomas disebut akan mengisi posisi Deputi Gubernur BI, sementara Deputi Gubernur BI saat ini, Juda Agung, akan bergeser menjadi Wakil Menteri Keuangan. Menanggapi hal itu, Purbaya mengaku telah mendengar informasi serupa dan berencana bertemu dengan Juda Agung untuk membahas lebih lanjut.
"Kelihatannya begitu, saya dengar juga begitu. Nanti saya mau ketemu Pak Juda, mungkin besok. Saya mau lihat niatnya dia seperti apa,” katanya.
Purbaya menilai pertukaran posisi tersebut sebagai hal yang wajar dan seimbang. Ia juga menanggapi isu kunjungan Thomas dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI sebelumnya merupakan bagian dari proses pembelajaran.
"Pak Thomas kan sudah mengintip dua kali (ke RDG BI). Jadi kalau pindah ke sana juga cukup, saya pikir," papar dia.