Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dok YouTube Metro TV.
Menkeu Ungkap Rencana Jumbo Pendidikan, Sekolah hingga Kampus Internasional
Richard Alkhalik • 28 May 2026 19:36
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersiap menggelontorkan anggaran di sektor pendidikan sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan alokasi tambahan sebesar Rp110 triliun tengah direncanakan untuk perbaikan dan pembangunan sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Saya pusing lihat angkanya Rp110 triliun tahun ini tambahan untuk pembangunan sekolah belum lagi tahun depan, tapi itu hal yang baik kita akan lihat berapa kuat anggaran kita, nanti kita akan beri sesuai dengan kemampuan anggaran kalau ada Rp110 triliun, saya kasih full Rp110 triliun," ungkap Purbaya, dalam program Top Economy Metro TV, dikutip Kamis, 28 Mei 2026.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar, Purbaya memaparkan pemerintah juga bersiap membangun 10 universitas berskala internasional pada 2027.
Meskipun Kementerian terkait belum mengajukan postur anggarannya secara resmi, Purbaya menyambut positif rencana pengembangan institusi pendidikan yang akan menjalin kemitraan langsung dengan sejumlah kampus top dunia asal Inggris seperti Oxford dan Cambridge, serta beberapa universitas asal Amerika Serikat.

Ilustrasi program sekolah rakyat. Foto: dok Kemensos.
Penguatan Sumber Daya Manusia
Purbaya mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut mencakup pembangunan Sekolah Terintegrasi yang jumlahnya cukup banyak dan Sekolah Garuda yang dikhususkan bagi siswa-siswa berprestasi, hingga Sekolah Rakyat.
Ia menilai, Presiden menaruh perhatian yang sangat serius terhadap penguatan kualitas SDM. Purbaya menambahkan seluruh rangkaian program ini merupakan investasi penting yang akan mengambil porsi dalam postur APBN dan ada beberapa juga yang akan mendapatkan pembiayaan dari luar negeri.
"Dan cukup signifikan di APBN kita kadang-kadang saya bingung gimana biayanya, tapi ada beberapa yang dibiayain oleh kerja sama dengan luar negeri," jelas dia.