Panitia kurban Masjid Jami At Taqwa, Perumahan Duta Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, menggunakan alat khusus saat penyembelihan kurban. Foto: Instagram @bekasiupdatemedia
Unik! Warga Bekasi Pakai Alat Khusus Cegah Sapi Ngamuk saat Iduladha
Muhamad Marup • 29 May 2026 16:06
Bekasi: Tiap perayaan Iduladha, media sosial kerap diramaikan dengan peristiwa sapi mengamuk dan kabur saat hendak disembelih. Sebagai penonton, tentu kejadian tersebut kerap mengundang tawa, tapi jadi bahaya tersendiri bagi yang mengalami.
Penyembelihan hewan kurban, terutama sapi bukan merupakan pekerjaan yang mudah karena harus menenangkan dan merebahkannya. Tanpa mengamuk, berat sapi paling rendah yaitu 250 kg dan tertinggi bisa mencapai 1 ton.
Dalam unggahan instagram @bekasiupdatemedia, tampak panitia kurban memasukan sapi ke semacam kandang yang terbuat dari besi. Kandang tersebut berukuran 1 ekor sapi.
.jpeg)
Panitia kurban Masjid Jami At Taqwa, Perumahan Duta Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, menggunakan alat khusus saat penyembelihan kurban. Foto: Instagram @bekasiupdatemedia
Ketika sapi sudah di dalam kandang besi, panitia kurban lalu mengikat tubuh sapi ke salah satu dinding kandang. Setelah kandang terkunci, sisi tempat sapi terikat lalu tinggal direbahkan.
Di sisi yang jadi tempat sapi rebah itu juga terdapat roda. Dengan demikian, sapi bisa dipindahkan ke tempat penyembelihan dengan mudah.
.jpeg)
Panitia kurban Masjid Jami At Taqwa, Perumahan Duta Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, menggunakan alat khusus saat penyembelihan kurban. Foto: Instagram @bekasiupdatemedia
Ketua Panitia Kurban Masjid Jami At Taqwa, Radyo mengatakan, alat perebah sapi berbahan besi itu mulai digunakan sejak tahun lalu setelah panitia mengalami kesulitan merebahkan sapi pada pelaksanaan kurban di tahun-tahun sebelumnya.
Radyo menjelaskan, penggunaan alat tersebut bukan sekadar untuk mempercepat proses penyembelihan. Tetapi juga agar membuat sapi lebih tenang dan tidak mengalami stres saat dipindahkan dari tempat penampungan menuju lokasi pemotongan.
"Alat ini kita pakai sudah mulai dari tahun kemarin, sehingga memudahkan untuk merebahkan sapi. Karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya untuk merebahkan sapi agak sulit, sehingga kita menggunakan alat seperti ini," kata Radyo, dalma unggahan tersebut.
Alat khusus tersebut menjadi salah satu contoh baik yang bisa ditiru dalam penyembelihan hewan kurban di berbagai daerah. Selain membuat warga aman, alat tersebut juga meminimalikan risiko kekerasan terhadap hewan kurban.