Iran siap jadikan Timur Tengah sebagai neraka bagi AS. Foto: Anadolu
Iran Peringatkan Kawasan Timur Tengah Bakal Jadi 'Neraka' Bagi AS
Fajar Nugraha • 11 June 2026 09:49
Teheran: Pemerintah Iran melayangkan peringatan keras pada Kamis, 11 Juni dengan mengatakan bahwa kawasan Timur Tengah akan berubah menjadi neraka bagi Amerika Serikat (AS).
Ancaman ini mencuat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di sekitar jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kantor Berita Mehr, Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Seyed Majid Mousavi, memberikan peringatan tegas terhadap segala bentuk upaya yang dinilai mengancam kawasan suci Selat Hormuz.
“Jika Anda membuat Selat Hormuz tidak aman, kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh penjuru Iran,” tegas Mousavi, seperti dikutip Anadolu, pada Kamis, 11 Juni 2026.
Mousavi menggambarkan bahwa peringatan keras tersebut dikeluarkan sebagai respons langsung untuk menanggapi keangkuhan dan keberanian pihak Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Sebelumnya, pihak IRGC mengklaim bahwa mereka telah berhasil menggempur 18 target militer utama milik AS yang berada di pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait, serta pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain.
Eskalasi militer ini bergulir di tengah ketegangan yang meningkat cepat pascaserangan udara yang diluncurkan AS ke wilayah Iran selatan, yang kemudian direspons oleh Teheran dengan pengumuman resmi mengenai penutupan jalur pelayaran Selat Hormuz bagi seluruh jenis kapal.
(Kelvin Yurcel)