Calhaj Wanita Diimbau Patuhi Dosis Obat Penunda Haid

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Antara.

Calhaj Wanita Diimbau Patuhi Dosis Obat Penunda Haid

Anggi Tondi Martaon • 30 April 2026 15:56

Jakarta: Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah Mohammad Risky mengimbau calon jemaah haji (calhaj) wanita untuk benar-benar mematuhi dosis dan aturan konsumsi obat penunda haid. Imbauan itu disampaikan untuk menghindari risiko komplikasi kesehatan.

"Obat penunda haid itu bisa diminum asal sesuai dengan dosisnya atau cara penggunaannya yang benar," ujar Risky dikutip dari Antara, Kamis, 30 April 2026.

Penggunaan obat penunda siklus menstruasi memang lumrah dilakukan oleh calhaj wanita. Sehingga, seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan secara maksimal tanpa halangan.

Meski secara medis diperbolehkan, Risky mengingatkan kelalaian dalam menakar dosis dapat berdampak buruk. Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim kesehatan beberapa kali menemukan adanya calhaj yang mengalami gangguan kesehatan atau komplikasi akibat mengonsumsi obat penunda haid yang tidak sesuai dengan anjuran semestinya.

Sebagai langkah mitigasi, ia menjelaskan alur penanganan medis yang telah disiapkan bagi calhaj yang mengalami keluhan terkait penggunaan obat tersebut. Pertama, konsultasi tingkat awal. Calhaj diminta untuk tidak panik dan segera berkonsultasi dengan dokter kelompok terbang (kloter) maupun dokter sektor masing-masing.

Selanjutnya yaitu penanganan lanjutan di KKHI. Apabila keluhan belum mereda dan memerlukan penanganan medis yang lebih komprehensif, kata dia, jamaah calon haji dapat mendatangi fasilitas KKHI.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol.

Kemudian adalah rujukan rumah sakit. Jika terjadi komplikasi yang membutuhkan tindakan segera, lanjutnya, jamaah calon haji akan langsung dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak KKHI terus mendorong agar jamaah calon haji senantiasa proaktif berkomunikasi dengan tenaga kesehatan yang mendampingi, sehingga ibadah dapat berjalan lancar, aman, dan mabrur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)