Pemprov DKI Salurkan Santunan Korban KA Bekasi di Balai Kota

Dua keluarga korban kecelakaan kereta menerima santunan. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Pemprov DKI Salurkan Santunan Korban KA Bekasi di Balai Kota

Muhammad Alvi Randa • 30 April 2026 04:18

?Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT Taspen, BPJS Ketenagakerjaan, Baznas dan instansi terkait, menyalurkan uang santunan kepada keluarga dua korban tewas akibat kecelakaan kereta api di Bekasi. Penyerahan bantuan jaminan sosial lintas instansi ini dilangsungkan secara resmi di Balai Kota Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Pemberian santunan kepada perwakilan keluarga korban ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Kedua korban tersebut adalah Nur Laela yang sehari-hari mengabdi sebagai guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Nurhayati, seorang kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) asal Utan Panjang.

Perwakilan mendiang Nur Laela secara resmi menerima santunan jaminan kecelakaan kerja dari PT Taspen senilai Rp283.227.000. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan mencairkan jaminan sebesar Rp42 juta bagi keluarga mendiang Nurhayati, ditambah bantuan tunai Rp20 juta dari Baznas Basis DKI Jakarta.

"Santunan jaminan kecelakaan kerja dan asuransi kematian ini sebagai bentuk tanggung jawab. Kami menyadari bantuan ini tidak dapat menggantikan kehilangan yang begitu besar, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga," kata Rano, Rabu, 29 April 2026.

Di samping itu, Rano menyampaikan Pemprov DKI membantu penanganan kecelakaan kereta api (KA) Bekasi dengan mengerahkan BPBD DKI Jakarta, Damkar, serta Palang Merah Indonesia (PMI Jakarta). 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

"Artinya kami hadir di sana untuk membantu proses penanganan. Bahkan sampai hari ini, Insyaallah kami juga terus menyiagakan shuttle bus TransJakarta untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut," kata Rano.

Rano menjadikan insiden di perlintasan kereta ini sebagai pengingat keras bagi semua pihak untuk mengevaluasi aspek keselamatan. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat payung perlindungan bagi seluruh pekerja yang bertugas di lapangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)