Ilustrasi menonton Youtube. Foto: Pexels/Viralyft
Youtube Ubah Hitungan Views Mulai 24 Agustus, Permudah Monetisasi?
Muhamad Marup • 19 August 2026 15:48
Jakarta: YouTube akan mengubah sistem penghitungan view secara global mulai 24 Agustus 2026. Dalam sistem baru, view akan tercatat sejak video mulai diputar sehingga angka view publik berpotensi meningkat lebih cepat.
Sebelumnya, YouTube menerapkan kriteria keterlibatan yang lebih ketat sebelum sebuah pemutaran tercatat sebagai view. Sistem baru membuat penghitungan lebih sederhana dan mendekati pendekatan yang digunakan platform seperti TikTok dan Instagram.
Dampaknya, angka view publik bisa lebih tinggi meski durasi tontonan rata-rata tidak berubah. Karena itu, view tidak selalu mencerminkan seberapa lama penonton menyaksikan sebuah video.
Pendapatan Kreator Tidak Berubah
YouTube memastikan perubahan ini tidak mengubah mekanisme monetisasi. Tambahan view akibat sistem baru tidak otomatis menghasilkan tambahan pendapatan iklan.Kreator tetap perlu memperhatikan durasi tontonan, keterlibatan audiens, performa iklan, serta metrik lain di YouTube Analytics untuk mengukur performa konten.
Pengaruh terhadap Persepsi Konten
Meski tidak langsung memengaruhi pendapatan, angka view publik dapat memengaruhi persepsi terhadap popularitas sebuah video. Angka yang lebih tinggi juga berpotensi menjadi pertimbangan ketika kreator menjalin kerja sama dengan brand.
Ilustrasi: Zulfugar Karimov/Pexels
Namun, perbandingan antara video lama dan baru menjadi lebih rumit karena keduanya dihitung dengan sistem berbeda. Kreator perlu memberikan konteks tambahan dengan menggunakan data YouTube Analytics saat menunjukkan performa konten.Berlaku 24 Agustus 2026
Perubahan mulai berlaku pada 24 Agustus 2026 dan tidak mengubah persyaratan YouTube Partner Program. Kenaikan view publik juga tidak otomatis membantu kreator memenuhi syarat monetisasi.Video yang dipublikasikan sebelum 24 Agustus tetap menggunakan sistem lama, sedangkan video setelah tanggal tersebut mengikuti mekanisme baru.
Dengan demikian, kebijakan ini terutama mengubah cara YouTube menghitung dan menampilkan popularitas video, bukan skema pembayaran kepada kreator.
Aturan Monetisasi Baru
Penting dicatat, Youtube juga akan mengubah aturan monetisasi yang akan resmi berjalan pada 1 Februari 2027. Melalui program YouTube Partner Program (YPP), para content creator harus mengumpulkan 8.000 jam tayang publik dalam 365 hari terakhir atau meraih 20 juta views Shorts dalam 90 hari terakhir.Melansir eraspace.com, Angka tersebut naik dua kali lipat dari ketentuan sebelumnya yang hanya membutuhkan 4.000 jam tayang atau 10 juta views Shorts. Meski begitu, jumlah minimal subscriber tetap berada di angka 1.000 subscriber. Selain memperketat syarat masuk bagi content creator baru, YouTube juga turut memperkenalkan ketentuan baru agar content creator tetap bisa memperoleh pendapatan dari ads ataupun layanan subscribe. Untuk mempertahankan status monetisasi YouTube, kamu harus memenuhi salah satu dari tiga syarat, yakni meraih 1.000 views dalam setahun, 1 juta view Shorts dalam 90 hari, atau mengunggah dua video panjang ataupun lima video Shorts setiap 90 hari.
Meski terbilang lebih ketat, aturan baru monetisasi YouTube ini hanya berlaku bagi para content creator baru yang ingin masuk ke level YPP dengan bagi hasil ads dan YouTube Premium. Sementara content creator yang sudah berada di YPP tetap dapat mempertahankan status monetisasinya berdasarkan ketentuan yang berlaku.