Doa Buka Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi freepik

Doa Buka Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Putri Purnama Sari • 6 July 2026 15:41

Jakarta: Puasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam, terutama puasa wajib di bulan Ramadan. Namun, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang tidak dapat menjalankannya secara penuh, seperti sakit, bepergian jauh, haid, nifas, atau alasan syar’i lainnya. Puasa yang tertinggal tersebut wajib diganti dengan puasa qadha Ramadan.

Bagi mereka yang sedang menjalankan puasa qadha, selain melafalkan niat pada malam atau sebelum fajar, dianjurkan pula untuk membaca doa ketika berbuka puasa. Meskipun tidak ada doa khusus yang diwajibkan, berdoa saat berbuka menjadi salah satu amalan yang dianjurkan karena termasuk waktu yang mustajab untuk memohon kepada Allah SWT.

Pengertian Puasa Qadha

Puasa qadha adalah puasa yang dikerjakan untuk mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena adanya uzur syar'i, seperti sakit, haid, nifas, atau sedang dalam perjalanan (musafir).

Kewajiban mengqadha puasa dijelaskan dalam firman Allah SWT pada Surah Al-Baqarah ayat 184:

"Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain." (QS. Al-Baqarah: 184)

Ayat tersebut menegaskan bahwa puasa yang ditinggalkan harus diganti pada hari lain setelah kondisi yang menjadi uzur telah berakhir. Sebaiknya, puasa qadha ditunaikan sebelum datangnya bulan Ramadan berikutnya.

Baca juga: Niat Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya

Doa Buka Puasa Qadha

Saat waktu berbuka tiba, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa. Dilansir dari laman Baznas, salah satu doa yang kerap dibaca ketika berbuka puasa qadha adalah sebagai berikut:

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu wa qadhaitu ma 'alayya min shiyami Ramadhan.

Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan rezeki-Mu aku berbuka, dan aku telah mengqadha puasa Ramadan yang menjadi kewajibanku."

Selain doa di atas, banyak ulama juga menganjurkan membaca doa-doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Keutamaan Berdoa Saat Berbuka Puasa

Berdoa ketika berbuka puasa memiliki banyak keutamaan. Selain menjadi bentuk syukur kepada Allah SWT, waktu berbuka juga termasuk salah satu waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa.

Beberapa hikmah yang dapat diperoleh antara lain:

  • Mengungkapkan rasa syukur atas nikmat makanan dan minuman setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
  • Memohon keberkahan dari rezeki yang dikonsumsi saat berbuka.
  • Mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang selalu berdoa ketika berbuka puasa.
  • Memohon ampunan atas segala dosa dan kekurangan selama menjalankan ibadah.
  • Menumbuhkan keikhlasan dalam menunaikan kewajiban mengqadha puasa Ramadan.

Dengan memahami tata cara puasa qadha beserta doa berbukanya, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan. Yang terpenting, puasa qadha dilaksanakan sesuai ketentuan syariat dan tidak ditunda hingga melewati Ramadan berikutnya apabila tidak ada uzur yang dibenarkan.

(Putri Purnama Sari)