Tantangan Era Digital Semakin Kompleks, Mahasiswa Diajak Ikut Menangkal Hoaks

Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori memberi pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa FT Untirta. Istimewa.

Tantangan Era Digital Semakin Kompleks, Mahasiswa Diajak Ikut Menangkal Hoaks

Arga Sumantri • 18 May 2026 15:54

?Cilegon: Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon memberikan kuliah umum terkait wawasan kebangsaan kepada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Upaya ini diharapkan dapat membantu membentengi generasi muda dari ancaman global.

Materi disampaikan Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori di Auditorium Dekanat Fakultas Teknik Untirta. Komandan Satgas TMMD ke-128 itu mengupas materi bertajuk Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045.

Imam mengingatkan mahasiswa soal semakin besarnya tantangan di era digital. Sebagai kaum intelektual yang akrab dengan data, mahasiswa Untirta diajak tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks.

?"Jadilah mahasiswa yang kelak menjadi pemimpin dengan jati diri positif. Ini bukan lagi soal berbuat baik atau tidak, tapi kelayakan kita untuk berada di kampus ini dan untuk bangsa Indonesia," ujar Imam dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin, 18 Mei 2026.

?Ia mengungkapkan kunci utama menuju Indonesia Emas bukan cuma soal pintar, tapi juga terjaganya adab yang baik, termasuk etika hubungan antara dosen dan mahasiswa.
?

Menjawab tantangan wajib militer dan kemandirian bangsa

?Suasana makin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Muhammad Ilham, salah satu mahasiswa, menanyakan kompetensi apa yang paling berguna untuk negara saat ini.

Imam memberikan tips konkret, antara lain dengan memperdalam ilmu teknik, lalu menyinergikan dengan program penelitian dan pengembangan (Litbang) pemerintah. Tujuannya, kata dia, Indonesia menjadi mandiri dan tidak ketergantungan dengan produk luar negeri.

Kemudian, Ketua Jurusan Teknik Metalurgi, Agus, sempat melempar isu kritis terkait infiltrasi ideologi asing dan wacana wajib militer di dunia pendidikan. ?Menjawab hal itu, Imam menjelaskan bahwa TNI sudah mengantisipasinya melalui program penguatan wawasan kebangsaan yang berjalan konsisten.

"Bangsa Indonesia ada karena rakyatnya. Jadi, mahasiswa jangan pernah menyerah," ujar dia.

?Dekan Fakultas Teknik Untirta, Jayanudin forum ini penting dan menjadi bekal krusial agar mahasiswa tidak hanya piawai di bidang teknik, tapi juga siap turun tangan membangun bangsa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)