Kondisi JPO Tendean usai ditabrak truk pembawa crane. Foto: Antara.
DKI Jakarta Alami Kerugian Miliaran Rupiah Imbas JPO Tendean Ditabrak Truk
Anggi Tondi Martaon • 14 July 2026 16:58
Jakarta: Jembatan penyeberangan orang (JPO) Tendean di Mampang, Jakarta Selatan, ditabrak oleh truk pengangkut alat berat. Kejadian tersebut mengakibatkan Pemprov DKI Jakarta mengalami kerugian miliaran rupiah.
"Akibat kejadian ini, Dinas Bina Marga memperkirakan kerugian material mencapai miliaran rupiah," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny dikutip dari Antara, Selasa, 14 Juli 2026.
Siti menyampaikan belum ada kesepakatan maupun skema ganti rugi dari pihak perusahaan pemilik truk pengangkut alat borepile tersebut.
Selain kerusakan pada aset pemerintah, Siti mengatakan insiden tersebut juga menimbulkan kerugian sosial, yaitu mobilitas masyarakat terganggu. Sebab, JPO tersebut tidak dapat digunakan dan arus lalu lintas di sekitar JPO itu terhambat.
Baca Juga :
Warga Minta JPO Tendean Dibangun Kembali
Sejalan dengan itu, terkait pembangunan kembali JPO Tendean, Dinas Bina Marga terlebih dahulu akan menyusun perencanaan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Siti belum bisa memastikan waktu pembangunan karena memerlukan kajian lebih lanjut.
"Prioritas saat ini adalah melakukan pembongkaran JPO secepat mungkin agar lalu lintas bisa berjalan normal kembali, bisa digunakan oleh masyarakat," ungkap Siti.

Kondisi JPO Tendean usai ditabrak truk pembawa crane. Foto: Antara.
Di sisi lain, Dinas Bina Marga DKI mengimbau seluruh pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan berdimensi besar maupun kendaraan pengangkut alat berat, agar senantiasa mematuhi ketentuan batas tinggi kendaraan serta memperhatikan rambu lalu lintas yang berlaku.
Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Sementara itu, sopir kendaraan tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak berwenang, dan penanganan lebih lanjut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.