Ilustrasi. Dok Metrotvnews.com
25 Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Dunia
9 September 2026 14:52
Jakarta: Kecelakaan pesawat memang tergolong jarang terjadi. Namun ketika sebuah pesawat mengalami kecelakaan, jumlah korban jiwa sering kali mencapai ratusan orang.
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica yang diperbarui pada 12 Juli 2026, tragedi Tenerife pada 27 Maret 1977 masih menjadi kecelakaan pesawat paling mematikan dalam sejarah. Insiden tersebut menewaskan 583 orang setelah dua pesawat Boeing 747 bertabrakan di landasan pacu.
Berdasarkan data dari Encyclopedia Britannica, berikut ini daftar 25 kecelakaan pesawat paling mematikan di dunia berdasarkan jumlah korban jiwa.
1. Tragedi Tenerife (KLM 4805 dan Pan Am 1736)
Tragedi Tenerife terjadi pada 27 Maret 1977 di Bandara Los Rodeos, Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol. Dua pesawat Boeing 747 milik KLM dan Pan Am bertabrakan di landasan pacu akibat kabut tebal dan kesalahan komunikasi. Tragedi ini menewaskan setidaknya 583 orang.2. Japan Airlines Penerbangan 123
Japan Airlines Penerbangan 123 jatuh di Gunung Takamagahara, Prefektur Gunma, Jepang, pada 12 Agustus 1985. Kecelakaan ini dipicu oleh dekompresi eksplosif setelah sekat tekanan di bagian belakang pesawat mengalami kerusakan. Tragedi ini menewaskan sekitar 520 orang3. Saudia Penerbangan 763 dan Kazakhstan Airlines 1907
Kecelakaan pesawat ini terjadi ketika 2 pesawat Saudi Penerbangan 763 dan Kazakhstan Airlines 1907, mengalami tabrakan di udara ini terjadi pada 12 November 1996 di Charkhi Dadri, Haryana, India. Kecelakaan ini terjadi setelah pesawat Kazakhstan Airlines menyimpang dari ketinggian yang ditetapkan dan bertabrakan dengan pesawat Saudia. Dari tragedi ini, sebanyak 349 orang meninggal dunia.4. Turkish Airlines Penerbangan 981
Turkish Airlines Penerbangan 981 jatuh di Hutan Ermenonville, Prancis, pada 3 Maret 1974. Kecelakaan ini diakibatkan oleh pintu kargo yang tidak terkunci sempurna sehingga menyebabkan dekompresi mendadak dan pesawat kehilangan kendali. Dalam tragedi ini, setidaknya sebanyak 346 orang meninggal.5. Air India Penerbangan 182
Kecelakaan pesawat Air India Penerbangan 182 terjadi karena ledakan bom di dalam pesawat. Pesawat meledak di atas Samudra Atlantik, lepas pantai barat daya Irlandia, pada 23 Juni 1985. Tragedi ini menewaskan seluruh 329 penumpang dan awak, sekaligus menjadi tragedi penerbangan terbesar dalam sejarah Air India.6. Saudia Penerbangan 163
Saudia Penerbangan 163 mengalami kebakaran di dalam pesawat setelah lepas landas dari Riyadh pada 19 Agustus 1980. Meski berhasil kembali mendarat, petugas pesawat tetap terlambat membuka pintu dan melakukan proses evakuasi sehingga mengakibatkan setidaknya 301 orang di dalam pesawat meninggal dunia.7. Malaysia Airlines Penerbangan MH17
Malaysia Airlines Penerbangan MH17 ditembak rudal permukaan-ke-udara pada 17 Juli 2014 saat melintasi wilayah konflik di dekat Hrabove, Ukraina. Tembakan tersebut menyebabkan setidaknya 298 orang di dalam pesawat meninggal dunia.8. Iran Air Penerbangan 655
Iran Air Penerbangan 655 ditembak kapal perang Amerika Serikat USS Vincennes di Selat Hormuz pada 3 Juli 1988. Pesawat sipil tersebut ditembakan karena salah diidentifikasi sebagai pesawat tempur. Tragedi tersebut menewaskan setidaknya 290 orang.9. Pesawat Militer Iran Ilyushin Il-76MD
Pesawat militer Iran Ilyushin Il-76MD jatuh di Pegunungan Sirach dekat Kerman pada 19 Februari 2003. Kecelakaan ini disebabkan oleh cuaca buruk sehingga membuat pesawat menghantam gunung dan menyebabkan 275 orang meninggal dunia.10. American Airlines Penerbangan 191
American Airlines Penerbangan 191 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara O'Hare, Chicago, pada 25 Mei 1979. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh salah satu mesin pesawat terlepas ketika lepas landas. Kecelakaan ini menewaskan 273 orang.11. Pan Am Penerbangan 103
Pan Am Penerbangan 103 meledak di udara di atas Lockerbie, Skotlandia, pada 21 Desember 1988. Kecelakaan ini disebabkan oleh ledakan bom yang disembunyikan di dalam pesawat. Tragedi ini menewaskan 270 orang, termasuk sejumlah warga di darat.12. Korean Air Lines Penerbangan 007
Korean Air Lines Penerbangan 007 ditembak rudal Uni Soviet pada 1 September 1983 setelah memasuki wilayah udara terlarang di dekat Pulau Sakhalin. Insiden ini menyebabkan 269 orang meninggal dunia.13. American Airlines Penerbangan 587
American Airlines Penerbangan 587 jatuh di Belle Harbor, New York, pada 12 November 2001. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot saat merespons turbulensi sehingga menyebabkan ekor pesawat terlepas. Tragedi ini menewaskan 265 orang.14. China Airlines Penerbangan 140
China Airlines Penerbangan 140 jatuh saat proses pendaratan di Bandara Nagoya, Jepang, pada 26 April 1994. Kecelakaan ini disebabkan oleh kesalahan pilot ketika melakukan pendekatan pendaratan. Tragedi ini menyebabkan 264 orang meninggal dunia.15. Nigeria Airways Penerbangan 2120
Nigeria Airways Penerbangan 2120 mengalami kebakaran saat lepas landas dari Bandara Jeddah pada 11 Juli 1991. Kebakaran dipicu ban pesawat yang kurang tekanan. Tragedi ini menewaskan 261 orang.16. Air India Penerbangan 171
Air India Penerbangan 171 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Ahmedabad, Gujarat, India, pada 12 Juni 2025. Kecelakaan ini disebabkan oleh pasokan bahan bakar ke kedua mesin sempat terputus beberapa detik setelah lepas landas. Tragedi ini menewaskan 260 orang.17. Air New Zealand Penerbangan 901
Air New Zealand Penerbangan 901 mengalami kecelakaan setelah menabrak Gunung Erebus di Antartika pada 28 November 1979. Tabrakan terjadi karena kesalahan navigasi dan jarak pandang yang sangat rendah. Tragedi ini menyebabkan 257 orang meninggal dunia.18. Malaysia Airlines Penerbangan MH370
Malaysia Airlines Penerbangan MH370 menghilang pada 8 Maret 2014 saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Sebanyak 239 orang di dalam pesawat belum ditemukan hingga kini dan dinyatakan meninggal, sementara bangkai pesawat hingga kini belum ditemukan secara utuh.19. Garuda Indonesia Penerbangan 152
Garuda Indonesia Penerbangan 152 jatuh di kawasan Sibolangit, dekat Medan, Sumatera Utara, pada 26 September 1997. Kecelakaan ini disebabkan oleh kabut asap dari kebakaran hutan dan kesalahan komunikasi antara pilot dengan pengendali lalu lintas udara. Tragedi ini menyebabkan seluruh 234 orang di dalam pesawat meninggal dunia.20. TWA Penerbangan 800
TWA Penerbangan 800 meledak di atas Samudra Atlantik dekat Long Island, New York, pada 17 Juli 1996. Ledakan berasal dari tangki bahan bakar di dalam pesawat. Tragedi ini menyebabkan 230 orang meninggal dunia.21. Swissair Penerbangan 111
Swissair Penerbangan 111 jatuh di lepas pantai Peggy's Cove, Nova Scotia, Kanada, pada 2 September 1998. Kecelakaan ini disebabkan oleh kebakaran di dalam pesawat akibat kabel listrik yang rusak. Tragedi ini menyebabkan 229 orang di dalam pesawat meninggal dunia.22. Korean Air Lines Penerbangan 801
Korean Air Lines Penerbangan 801 jatuh di Nimitz Hill dekat Agana, Guam, pada 6 Agustus 1997. Kecelakaan ini disebabkan oleh jarak pandang yang buruk dan kesalahan pilot saat pendekatan pendaratan. Tragedi ini menyebabkan 228 orang meninggal dunia.23. Air France Penerbangan 447
Air France Penerbangan 447 jatuh ke Samudra Atlantik Selatan pada 1 Juni 2009 ketika terbang dari Rio de Janeiro menuju Paris. Kecelakaan ini disebabkan oleh kerusakan sensor kecepatan yang membuat pilot kehilangan kendali pesawat. Tragedi ini menyebabkan 228 orang di dalam pesawat meninggal dunia.24. American Airlines Penerbangan 11
American Airlines Penerbangan 11 dibajak pada 11 September 2001 dan diterbangkan ke Menara Utara World Trade Center di New York, Amerika Serikat. Tragedi ini menewaskan 92 orang di dalam pesawat (termasuk 5 pembajak) serta diperkirakan menewaskan sekitar 1.600 orang jika dihitung dengan korban di darat.25. United Airlines Penerbangan 175
Pada hari yang sama dengan rangkaian kejadian 11 September 2001, United Airlines Penerbangan 175 dibajak dan menghantam Menara Selatan World Trade Center di New York. Insiden ini menewaskan 65 orang di dalam pesawat dan sekitar 600-1.000 orang di darat.(Siti Nahdia Usman)