Aktivitas Gunung Anak Krakatau. Foto: dok. BNPB.
BNPB Tegaskan Status Gunung Anak Krakatau Masih Siaga
Gabriella Thesa Widiari • 11 September 2026 16:16
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda hingga kini masih bertahan pada Level III. Hal ini seiring dengan masih tingginya probabilitas terjadinya letusan lanjutan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan penetapan status tersebut merujuk pada analisis komprehensif Badan Geologi. Yakni, terhadap dinamika vulkanisme Gunung Anak Krakatau.
"Berdasarkan perkembangan aktivitas tersebut, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga)," kata Berton, dilansir dari Antara, Jumat, 11 September 2026.
"Probabilitas terjadinya letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya dinilai masih tinggi," kata Berton.
Berdasarkan evaluasi aktivitas kegempaannya, BNPB mencatat, gempa vulkanik dangkal mulai turun. Namun, terjadi ke kenaikan gempa vulkanik dalam mengindikasikan suplai magma dari kedalaman masih terus berlangsung.
Hasil pengamatan pada 10–11 September 2026 mencatat terjadinya satu kali gempa erupsi, puluhan gempa vulkanik, hingga tremor menerus di area kawah. Kondisi tersebut memicu ancaman bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, hingga potensi aliran lava.

Gunung Anak Krakatau. Foto: Kementerian ESDM.
Atas kondisi tersebut, masyarakat maupun wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas dalam radius aman tiga kilometer dari kawah aktif. Warga pesisir Banten dan Lampung juga diimbau tetap tenang serta tidak memercayai isu tsunami yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah.