Tingkat Pengangguran Terbuka Turun, BPS: 147,67 Juta Orang Indonesia Bekerja

Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani.

Tingkat Pengangguran Terbuka Turun, BPS: 147,67 Juta Orang Indonesia Bekerja

Husen Miftahudin • 5 May 2026 12:21

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kondisi ketenagakerjaan terkini. Penduduk dengan status bekerja pada Februari 2026 tercatat sebesar 147,67 juta orang.  

"Tingkat pengangguran terbuka  (TPT) pada Februari 2026 adalah 4,68 persen. Dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang, terdapat 7,24 juta orang diantaranya yang masih menganggur. Jumlah pengangguran secara absolut turun 0,035 juta orang pada periode Februari 2025-Februari 2026," ungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Amalia menjelaskan, penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, dan industri. Ketiga sektor tersebut menyerap 60,29 persen tenaga kerja nasional pada Februari 2026.

Lebih lanjut, jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan formal maupun informal mengalami peningkatan selama Februari 2025-Februari 2026. Pekerja formal meningkat dari 59,19 juta orang menjadi 59,93 juta orang, sedangkan pekerja informal meningkat dari 86,58 juta orang menjadi 87,74 juta orang.
 

Baca juga: Rano: Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Jakarta Turun


(Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Jakarta. Foto: dok BPS)
 

Tiga kategori penduduk bekerja


Seseorang yang bekerja setidaknya satu jam dalam seminggu termasuk dalam kategori penduduk bekerja, sesuai standar International Labour Organization (ILO). BPS membagi penduduk bekerja ke dalam tiga kategori, pertama, pekerja penuh waktu (jam kerja minimal 35 jam per minggu).

Kedua, pekerja paruh waktu (jam kerja kurang dari 35 jam per minggu, tetapi tidak mencari pekerjaan, dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain). Ketiga, setengah pengangguran (jam kerja antara 1-34 jam per minggu, dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan lain).  

BPS mencatat, pada Februari 2026, proporsi pekerja penuh adalah sebesar 66,77 persen, pekerja paruh waktu 25,97 persen, dan setengah pengangguran 7,27 persen. Proporsi pekerja penuh pada Februari 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 66,19 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)