Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Rano: Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Jakarta Turun
Aris Setya • 20 April 2026 13:00
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeklaim angka kemiskinan di ibu kota mengalami penurunan. Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, menyebut pada periode September 2025 tingkat kemiskinan di Jakarta tercatat sebesar 4,03 persen. Angka tersebut turun 0,11 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Pada periode September 2025, Tingkat Kemiskinan Jakarta tercatat sebesar 4,03 persen. Angka ini menurun 0,11 persen dibandingkan periode September 2024,” kata Rano dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga :
Luas RTH di Jakarta Mencapai 3.700 Hektare
“Hal ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, stabilitas harga yang terjaga, serta menguatnya aktivitas ekonomi di sektor padat karya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rano.

Ilustrasi kemiskinan. Foto: Dok. Media Indonesia (MI).
Untuk menekan angka kemiskinan, Pemprov DKI menempatkan sektor pendidikan dan program perlindungan sosial sebagai prioritas utama. Program bantuan tersebut meliputi Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Pekerja Jakarta, program pangan murah bersubsidi, hingga Jaminan Kesehatan Jakarta (Jamkesjak).
Rano menyebut, berbagai bantuan itu berperan penting dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta memperluas akses perlindungan sosial yang inklusif dan adaptif. Di samping itu, pada Agustus 2025, angka pengangguran tercatat sebesar 6,05 persen, turun 0,16 persen dibandingkan Agustus 2024.