Wakil Kanselir Jerman Desak Uni Eropa Pertimbangkan Sanksi ke Menteri Israel

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Foto: Anadolu

Wakil Kanselir Jerman Desak Uni Eropa Pertimbangkan Sanksi ke Menteri Israel

Fajar Nugraha • 19 August 2026 12:43

Berlin: Wakil Kanselir Jerman, Lars Klingbeil, mendesak Uni Eropa pada Selasa 18 Agustus 2026 untuk menjatuhkan sanksi tegas terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir.

Mengutip laporan Anadolu, desakan ini muncul usai Ben-Gvir mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mengusulkan pembunuhan terarah terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Klingbeil mengecam keras gagasan tersebut dan menilai bahwa retorika ekstrem dari menteri berhaluan kanan tersebut tidak manusiawi serta tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi hukum maupun politik.

Ben-Gvir sebelumnya menyerukan peningkatan serangan udara Israel ke Jalur Gaza. Ia juga mendorong agar Israel membunuh sekitar 30 hingga 40 warga Palestina setiap hari, serta kembali mengusulkan pemukiman warga Israel di wilayah Gaza dengan mengorbankan penduduk asli Palestina.

Sementara itu, salah satu ketua Partai Hijau Jerman, Franziska Brantner, mendesak pemerintah negaranya untuk melarang Ben-Gvir memasuki Jerman.

"Saya mendesak pemerintah Jerman untuk memberlakukan larangan masuk terhadap pria tersebut dan mendorong penerapan sanksi serupa di tingkat Uni Eropa," ujar Brantner, sebagaimana dilansir Anadolu.

Seruan pemberian sanksi juga disampaikan pada Senin oleh Jürgen Hardt, juru bicara kebijakan luar negeri dari kelompok parlemen gabungan CDU/CSU. Ia meminta Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Ben-Gvir menyusul pernyataannya yang mendorong pembunuhan puluhan warga Palestina di Gaza setiap malam.

(Razaqa Hariz)

(Fajar Nugraha)