Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 18 Maret 2026. ANTARA/Sumarwoto
Purwokerto Banyumas Jadi Simpul Kepadatan Arus Mudik Kereta Api
Silvana Febiari • 18 March 2026 16:11
Purwokerto: Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menjadi simpul kepadatan arus mudik kereta api pada masa angkutan Lebaran tahun ini. Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman menyebut kondisi ini dipicu lonjakan jumlah penumpang yang terus meningkat.
"Arus mudik sekarang memang sudah mulai ada peningkatan. Kalau ditarik garis besarnya, untuk wilayah Daop 5 Purwokerto sendiri jumlah penumpang yang turun sudah hampir tiga puluhan ribu," katanya, dikutip dari Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Ia mengatakan rata-rata penumpang yang turun di Stasiun Purwokerto mencapai sekitar 10.000 orang per hari, sementara penumpang yang berangkat berkisar 6.000–7.000 orang per hari. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah mendekati puncak arus mudik.
"Puncak arus mudik penumpang turun di Purwokerto diprediksi terjadi pada H-2 Lebaran atau sekitar 19 Maret dengan jumlah penumpang harian mencapai 12.000-15.000 orang," tuturnya.
Secara keseluruhan di wilayah Daop 5 Purwokerto, kata dia, jumlah penumpang turun saat puncak arus mudik diproyeksikan bisa mencapai 25.000-27.000 ribu hingga orang per hari. Sementara untuk arus balik Lebaran, KAI memperkirakan pola pergerakan penumpang relatif serupa.
Menurut dia, puncak arus balik di Stasiun Purwokerto diperkirakan terjadi pada H+2 Lebaran dengan jumlah penumpang sekitar 12.000–14.000 orang per hari. Sementara itu, total penumpang di seluruh wilayah Daop 5 diprediksi kembali mencapai 25.000–27.000 orang per hari.
Jika dibandingkan periode yang sama pada masa angkutan Lebaran tahun sebelumnya, kata dia, KAI mencatat adanya pertumbuhan jumlah penumpang. “Data kami menunjukkan penumpang naik tumbuh sekitar 6 persen," ucapnya.
Ia mengatakan angka tersebut berpotensi melebihi proyeksi awal, melihat tren pergerakan penumpang pada libur besar sebelumnya. Menurutnya, pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, prediksi kenaikan sekitar 6 persen akhirnya terealisasi hingga mencapai sekitar 10 persen.
"Kalau melihat tren seperti saat Natal-tahun baru, prediksi 6 persen bisa saja tumbuh sampai 10 persen,” kata Arie.

Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu, 18 Maret 2026. ANTARA/Sumarwoto
Sementara itu, Bupati Kabupaten Banyumas Sadewo Tri Lastiono menilai tingginya arus penumpang tersebut menegaskan posisi Kabupaten Banyumas sebagai salah satu tujuan utama mudik nasional. Kabupaten Banyumas khususnya Purwokerto saat ini masuk lima besar daerah tujuan mudik menggunakan kereta api di Indonesia.
Bahkan, lanjut Sadewo, jumlah penumpang yang turun saat arus mudik di Purwokerto disebut lebih banyak dibandingkan sejumlah kota tujuan utama lainnya.