Foto udara Gerbang Tol Bojongmangu pada Ruas Jakarta-Cikampek Selatan di Kabupaten Bekasi akan beroperasi secara fungsional pada arus balik Lebaran tahun 2026.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Tol Japek Selatan Siap Difungsikan saat Arus Balik
Whisnu Mardiansyah • 19 March 2026 12:16
Cikarang: Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan akan dibuka secara fungsional saat periode arus balik Idulfitri 1447 Hijriah guna membantu mengurai kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang selama ini menjadi lintasan utama pemudik.
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra menyebut skema fungsional difokuskan bagi pengendara yang datang dari arah Tol Cipularang. Langkah ini diharapkan mampu mengalihkan sebagian arus kendaraan sekaligus meminimalisir kemacetan pada titik pertemuan tol eksisting.
"Sejak tanggal 15 Maret kemarin, Tol Japek Selatan sebetulnya sudah siap dilintasi meski memang penggunaannya untuk arus balik nanti berdasarkan kendali kepolisian. Akan tetapi kami tetap menyiapkan diri," katanya di Cikarang seperti dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Charles menjelaskan akses fungsional arus balik tahun ini memiliki jangkauan lebih panjang dibandingkan periode mudik tahun 2025. Ruas yang dapat dilintasi pemudik kini mencapai 52 kilometer, terbentang dari Gerbang Tol (GT) Sadang di Ruas Cipularang hingga wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Dari titik tersebut, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 melalui Ruas Tol Cimanggis-Cibitung dengan memanfaatkan akses keluar di Kecamatan Setu.
"Saat ini belum tersambung secara langsung dari Japek Selatan ke Cimanggis-Cibitung. Tapi pengendara bisa keluar dahulu melalui Setu lalu masuk lagi ke GT Burangkeng. Karena jaraknya sangat dekat sekitar 100-150 meter," katanya.
Selama beroperasi secara fungsional, pengendara tidak dikenakan biaya tambahan. Transaksi hanya dilakukan di GT Sadang untuk melunasi tarif Tol Cipularang, sedangkan perjalanan dari Sadang hingga Setu tidak dipungut tarif.
Selain titik akhir di wilayah Setu, pengelola juga menyiapkan tiga gerbang tol keluar alternatif, yakni GT Kutanagara di Kabupaten Karawang serta GT Bojongmangu dan GT Sukaragam di Kabupaten Bekasi.
.jpg)
Ilustrasi mudik. Dok. Metrotvnews.com
GT Bojongmangu diprediksi menjadi titik favorit pengendara karena kapasitas gerbang lebih besar dan jalur arterinya terkoneksi langsung dengan kawasan industri Deltamas, memudahkan akses kembali ke Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Pusat atau Cibatu.
Charles memastikan kondisi jalan kini lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya, ditunjang optimalisasi penerangan jalan umum (PJU) serta pemasangan rambu-rambu yang lebih lengkap. Pengelola juga menyediakan fasilitas istirahat berupa parking bay setelah GT Bojongmangu, lengkap dengan modular BBM, makanan, minuman, hingga produk UMKM.
"Selain tersedia rest area dalam bentuk parking bay yang berlokasi setelah GT Bojongmangu. Tersedia pula modular BBM bagi pengendara yang mobilnya kehabisan bahan bakar, ada juga tempat istirahat dapat makanan, minuman, produk UMKM," ucap dia.
Sebanyak 12 titik kamera pengawas telah dipasang untuk memantau kondisi jalan secara real time. Sejumlah armada operasional juga disiagakan selama 24 jam, meliputi mobil patroli, ambulans, tim rescue, hingga mobil derek untuk membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.