Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa Tangerang Terima Bantuan Air Bersih

Kekeringan akibat musim kemarau melanda di dua desa yakni Desa Margasari dan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Warga Terdampak Kekeringan di Tigaraksa Tangerang Terima Bantuan Air Bersih

Hendrik Simorangkir • 28 July 2026 21:47

Tangerang: Dua desa di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, yakni Desa Margasari dan Desa Kadu Agung, mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan distribusi air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau yang berkepanjangan.

"Kami memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui suplai rutin dari PDAM. Selain itu, kami juga sedang berupaya bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penelitian melalui ESDM untuk menentukan lokasi dan kedalaman pengeboran sumur sebagai solusi jangka panjang," ujar Andra Soni, Selasa, 28 Juli 2026.

Andra Soni mengungkapkan musim kemarau tahun ini tercatat sebagai salah satu yang paling ekstrem dalam beberapa dekade terakhir, sehingga potensi kekeringan semakin meluas di sejumlah daerah di Provinsi Banten.
 


"Karena itu, saya meminta seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air minum, dapat terpenuhi," kata Andra Soni.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menjelaskan bahwa untuk penanganan jangka pendek, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara berkala melalui Perumda Tirta Kerta Raharja.

Sementara untuk solusi jangka panjang, Pemkab Tangerang akan bekerja sama dengan Pemprov Banten dalam pembangunan sumur bor agar masyarakat dapat mengakses air bersih secara berkelanjutan.


Balai UPT Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidurian Cisadane di Pintu Air 10, Kota Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)


"PDAM Kabupaten Tangerang akan rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah ini. Untuk jangka panjang, kami juga sudah berbagi tugas dengan Pemerintah Provinsi Banten. Nantinya ada pembangunan toren dan pengeboran sumur yang dikerjakan bersama agar tidak tumpang tindih. Yang paling penting, kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera teratasi," jelas Maesyal.

Salah seorang warga Kadu Agung, Siti Juleha, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang terus disalurkan ke daerahnya. Ia menuturkan bahwa pengiriman air ke wilayahnya dalam sehari bisa berlangsung beberapa kali.

"Kami senang mendapatkan bantuan air bersih. Saat musim kemarau ini kami memang mengalami kekeringan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya kepada masyarakat," kata Siti

(Whisnu M)