Proses pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI. Foto: Antara.
Pembangunan Ruang Multifungsi Bundaran HI MRT Jakarta capai 22%
Anggi Tondi Martaon • 29 July 2026 13:24
Jakarta: PT MRT Jakarta (Perseroda) mengatakan pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) Stasiun Bundaran HI MRT Jakarta saat ini mencapai 22 persen. Pembangunan ditargetkan rampung pada Juni 2027.
"Kami punya target selesai bulan Juni tahun 2027, tepat lima abad Jakarta," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026.
PT MRT Jakarta melakukan revitalisasi area Stasiun Bundaran HI menjadi ruang multifungsi atau extended concourse. Hal itu untuk memperkuat integrasi kawasan transit di pusat kota.
Menurut Tuhiyat, proyek tersebut disiapkan untuk menyambut operasional MRT fase 2A. Sekaligus, mendukung perayaan lima abad Jakarta.
Selain itu, proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik. Sekaligus, memperkuat konektivitas kawasan pusat bisnis Jakarta.
Proyek yang dipimpin oleh PT Integrasi Transit Jakarta senilai Rp148,2 miliar itu ditargetkan rampung pada Juni 2027, bertepatan dengan usia 5 abad Kota Jakarta.
.jpg)
Pekerja memeriksa bangunan terowongan MRT Fase 2A Stasiun MRT Thamrin dan Monas saat pembangunan di Jakarta. Foto- ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.
Stasiun Bundaran HI yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukaan tanah itu merupakan salah satu stasiun tersibuk pada fase 1 lin utara selatan. Rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450-500 ribu pelanggan setiap bulan.
Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI-Monas mulai beroparasi. Adapun target operasi 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI-Monas pada 2027.
Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru itu juga merupakan bagian dari persiapan operasional fase 2A segmen 2 hingga Kota, yang ditargetkan rampung pada 2029.