Militer Yordania menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udaranya. (Anadolu Agency)
Yordania Tembak Jatuh Sebuah Drone di Wilayah Gurun Timur
Willy Haryono • 28 July 2026 15:13
Amman: Militer Yordania menembak jatuh sebuah drone yang memasuki wilayah udara kerajaan di kawasan gurun timur pada Selasa, 28 Juli 2026.
Kantor berita resmi Petra melaporkan drone tersebut berhasil diintersep setelah melanggar wilayah udara Yordania. Militer menyatakan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan material dalam insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi sehari setelah militer Yordania mengumumkan telah menembak jatuh dua drone yang mengarah ke wilayah kerajaan.
Pada hari yang sama, militer Israel juga mengatakan telah mencegat dua pesawat nirawak di dekat perbatasan dengan Yordania. Menurut Israel, kedua drone tersebut tidak memasuki wilayah udaranya.
Insiden ini juga menyusul pengumuman Arab Saudi pada Senin kemarin yang menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone yang diluncurkan dari wilayah Irak dan diduga menargetkan fasilitas minyak di negara tersebut.
Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas rangkaian insiden drone tersebut.
Pada Minggu lalu, juru bicara militer Iran mengatakan Teheran telah menghentikan operasi militernya setelah Amerika Serikat menghentikan serangan terhadap Iran selama dua hari sebelumnya.
Sementara itu, Axios melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan militer AS untuk menangguhkan serangan lebih lanjut terhadap Iran setelah hampir dua pekan melancarkan serangan setiap hari.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Washington melancarkan serangan ke wilayah Iran, sedangkan Teheran membalas dengan menyerang apa yang disebutnya sebagai fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat di sejumlah negara di kawasan.
Baca juga: AS Mengakui Rudal Iran Berhasil Tembus Sistem Pertahanan Yordania