Israel Masuki Wilayah Quneitra di Suriah dan Bangun Struktur Militer Baru

Tank Israel berpatroli di sekitar Suriah. (Anadolu Agency)

Israel Masuki Wilayah Quneitra di Suriah dan Bangun Struktur Militer Baru

Dimas Chairullah • 19 April 2026 17:22

Quneitra: Pasukan militer Israel dilaporkan meluncurkan inkursi baru dan memasuki wilayah Provinsi Quneitra, Suriah, pada Sabtu malam waktu setempat.

Menurut laporan kantor berita pemerintah Suriah (SANA), pasukan Israel yang terdiri dari dua unit tank dan dua kendaraan tempur bergerak ke area perbukitan timur Tal al-Ahmar, Quneitra selatan.

Pasukan tersebut kemudian dilaporkan menempatkan diri di dalam sejumlah bangunan prafabrikasi (bangunan siap rakit) di wilayah tersebut.

“Israel mengambil posisi di dalam ruangan yang sudah dibuat sebelumnya, yang dibawa menggunakan buldoser ke lokasi tersebut sejak hari Jumat,” lapor SANA, seperti dikutip Anadolu, Minggu, 19 April 2026.

Pergerakan ini terjadi di tengah upaya pemerintah Suriah untuk mencapai kesepakatan keamanan dengan Israel.

Dalam wawancaranya dengan Anadolu pada Kamis lalu, Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa menyatakan bahwa Damaskus menginginkan kesepakatan damai guna menjaga stabilitas kawasan.

Meski proses pembicaraan masih berlangsung, Al-Sharaa mengakui bahwa negosiasi berjalan alot. Ia menyebut salah satu kendala utama adalah sikap Israel yang ingin mempertahankan keberadaan pasukannya di wilayah yang diklaim sebagai bagian dari kedaulatan Suriah.

Sebagai informasi, sejak jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024, Israel menyatakan Perjanjian Pemisahan Pasukan 1974 tidak lagi relevan. Setelah itu, militer Israel bergerak ke zona penyangga di sepanjang perbatasan kedua negara.

Pemerintah Suriah menyatakan tidak mengeluarkan ancaman terhadap Israel. Namun, dalam periode yang sama, militer Israel dilaporkan terus melakukan serangan udara ke wilayah Suriah, yang menurut sejumlah laporan menyebabkan korban sipil serta kerusakan pada fasilitas militer.

Baca juga:  Puing Rudal Iran Jatuh di Pedesaan Suriah Usai Dicegat Militer Israel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)