Ayat Al-Quran yang Menjelaskan Peristiwa Isra Mikraj

Ilustrasi Al-Qur'an

Ayat Al-Quran yang Menjelaskan Peristiwa Isra Mikraj

Putri Purnama Sari • 16 January 2026 15:34

Jakarta: Peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah Islam. Kisah perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha, tidak hanya diriwayatkan dalam hadis, tetapi juga disebutkan secara langsung dalam ayat Al-Quran.

Ayat Al-Quran tentang Isra Mikraj menjadi landasan utama umat Islam dalam meyakini kebenaran peristiwa tersebut.

QS Al-Isra Ayat 1: Ayat Utama tentang Isra Mikraj

Ayat Al-Quran yang secara tegas menjelaskan peristiwa Isra Mikraj adalah QS Al-Isra ayat 1. Allah SWT berfirman:



Sub-hanalladzi asra bi‘abdihi lailam minal-masjidil-harami ilal-masjidil-aqshalladzi barakna haulahu linuriyahu min ayatina, innahu huwas-sami‘ul-bashir

Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Isra: 1)

Ayat ini menegaskan bahwa perjalanan Isra Mikraj adalah kehendak Allah SWT, bukan perjalanan biasa, melainkan mukjizat yang menunjukkan kebesaran-Nya.
 

Makna QS Al-Isra Ayat 1

QS Al-Isra ayat 1 mengandung beberapa makna penting, di antaranya:
  • Penegasan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba Allah yang taat
  • Isra Mikraj terjadi dalam satu malam, yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT
  • Masjidil Aqsa memiliki kedudukan mulia karena disebut langsung dalam Al-Quran
  • Perjalanan ini bertujuan untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah

Ayat Al-Quran Lain yang Berkaitan dengan Isra Mikraj

Selain QS Al-Isra ayat 1, beberapa ulama juga mengaitkan peristiwa Mikraj dengan ayat-ayat dalam QS An-Najm ayat 13–18, yang menggambarkan pengalaman Nabi Muhammad SAW ketika menerima tanda-tanda kebesaran Allah SWT.



Wa laqad ra ahu nazlatan ukhra, inda sidratil muntaha, indaha jannatul-ma wa, iz yagsyas-sidrata ma yagsya, ma zagal-basaru wa mat taga, laqad ra a min ayati rabbihil-kubra.

Artinya: "Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."

Hikmah Ayat Al-Quran tentang Isra Mikraj

Ayat-ayat Al-Quran tentang Isra Mikraj mengandung banyak hikmah, di antaranya:
  • Menguatkan iman terhadap mukjizat Rasulullah SAW
  • Menegaskan kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah
  • Menjadi dasar turunnya perintah salat lima waktu
  • Mengajarkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT
Ayat Al-Quran tentang Isra Mikraj menjadi pengingat bahwa ibadah salat memiliki kedudukan sangat penting dalam Islam. Perintah salat tidak turun di bumi, melainkan diterima langsung oleh Rasulullah SAW saat Mikraj, menandakan keistimewaannya dibanding ibadah lain.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)