Tim SAR gabungan saat proses pencarian korban terseret arus banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Denpasar, Sabtu, 7 Maret 2026. ANTARA/ho-Basarnas Bali
Buleleng Diterjang Banjir Bandang, 1 Tewas dan 3 Hilang
Silvana Febiari • 7 March 2026 15:01
Buleleng: Cuaca ekstrem disertai hujan deras di Kabupaten Buleleng mengakibatkan banjir bandang pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Bencana tersebut menyapu wilayah sekitar Dusun Santal dan Ambengan di Desa Banjar.
Basarnas Bali menerima informasi ini pada pukul 22.10 WITA dari Camat Banjar. Usai menerima laporan tersebut, sebanyak tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng diberangkatkan menuju lokasi.
“Empat orang warga menjadi korban, di mana satu orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga setempat,” kata Koordinator Basarnas Buleleng Kadek Donny Indrawan, dikutip dari Antara, Sabtu, 7 Maret 2026.
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban yang ditemukan meninggal dunia, yaitu Dewa Ketut Adi Suarjana (55) berupaya menyelamatkan mobilnya. Namun saat baru masuk ke mobil, secara tiba-tiba diterjang banjir bandang.
“Suarjana sempat keluar meraih pohon kopi, nahas ia terhantam pohon besar yang terseret arus banjir, jenazahnya baru ditemukan sekitar pukul 23.00 WITA setelah ketinggian air mulai surut dan selanjutnya dibawa ke RSU Pratama Tanguwisia,” ungkap dia.
Tiga korban banjir bandang Desa Banjar lainnya berada di Dusun Ambengan. Ketiganya masih dinyatakan hilang, sebab rumah mereka jebol diterjang luapan dari Sungai Mendaum. Identitas ketiga korban hilang, yakni Komang Suci (44) beserta dua anaknya Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
"Pencarian kemarin malam terkendala kondisi gelap, jarak pandang terbatas, sehingga tidak efektif,” ucap Kadek Donny.
Pada pukul 00.20 WITA, tim SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing. Langkah ini juga sesuai arahan Wakil Bupati Buleleng yang turut berada di lokasi.

Tim SAR gabungan saat proses pencarian korban terseret arus banjir bandang di Desa Banjar, Buleleng, Denpasar, Sabtu, 7 Maret 2026. ANTARA/ho-Basarnas Bali
Basarnas Bali bersama tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian pada pagi harinya. Area penyisiran difokuskan sekitar rumah korban dan muara pantai hingga sepanjang bibir pantai.
Unsur tim SAR gabungan yang terlibat sejak semalam, antara lain Rescue Pos SAR Buleleng, Wakil Bupati Buleleng dengan empat pegawai, Kapolres Buleleng dan 10 anggota, BPBD Buleleng, Polsek Banjar, Brimob Gilimanuk, Camat Banjar, Satpol PP, Pol Airud Polres Buleleng, Babinsa Banjar, Babinkamtibmas Banjar, Dinas PUPR Buleleng, pemadam kebakaran, keluarga korban, dan masyarakat setempat.