Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Dok. Medcom
Tanpa Kontribusi Daerah, Target Prabowo-Gibran Pertumbuhan Ekonomi 8% Sulit Terwujud
Elma Rosana • 4 September 2024 18:15
Jakarta: Target Presiden terpilih dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, soal pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen dinilai akan sulit terwujud tanpa kontribusi daerah. Tata kelola daerah menjadi faktor utama keberhasilan ini.
"Jadi kalau tanpa kontribusi daerah enggak naik-naik. Saya kira 8 persen itu sulit dicapai, masih bermain di 2 persen," ujar Eks Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Djoehermansyah Djohan dikutip dari YouTube Gelora TV, Rabu, 4 September 2024.
Menurut dia, kepala daerah juga harus paham daerah otonomnya. Terutama, prioritas dalam dunia pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
"Pilkada harus nenghasilkan pemimpin yang paham daerah bagaimana dia (kepala daerah) mengurus daerah perbaiki dan tingkatkan pelayanan publik, lalu kemudian genjot kesejahteraan masyarakat dalam hal ini pendidikan, kesehatan, terutama perbaiki jalan-jalan yang ada di daerah," ucap Djohan.
Baca Juga:
Satu Dekade, Pembangunan Infrastruktur Diklaim Kerek Pertumbuhan Ekonomi |
Dia mengingatkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang terbatas tidak digunakan untuk kepentingan politisasi. Anggaran harus difokuskan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Jangan kemudian dia menggunakan birokrasi malah untuk kepentingan-kepentingan politisasi, jadi dengan begitu dia mampu menghasilkan dengan uang yang terbatas di daerah sekarang," tutur dia.