Gunung Merapi menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup tinggi. (Metro TV/ Lorien Nurajay Oxa)
Merapi Siaga, 21 Guguran Lava Pijar Meluncur hingga 2.000 Meter
13 June 2026 16:35
Magelang: Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang cukup tinggi. Status gunung api tersebut hingga kini tetap berada pada Level III atau Siaga.
Berdasarkan pemantauan, sejumlah guguran lava pijar masih terus terjadi dengan jarak luncur mencapai sekitar 1.800 hingga 2.000 meter ke arah barat daya. Aktivitas tersebut tercatat dalam pengamatan beberapa jam terakhir oleh petugas di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BPBD) Kabupaten Magelang.
"Aktivitas Gunung Merapi periode 12 Juni 2026 teramati 21 guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. Level III Siaga," kata Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang, Bani, di Magelang, Sabtu, 13 Juni 2026.
Selain guguran lava, aktivitas kegempaan juga masih terekam, mulai dari gempa guguran, gempa hybrid, hingga gempa vulkanik dangkal. Kondisi ini menunjukkan suplai magma masih berlangsung di dalam tubuh Gunung Merapi.

Petugas BPBD Kabupaten Magelang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya guguran lava, awan panas, serta lahar, terutama saat hujan turun di kawasan puncak. Warga juga diminta tidak beraktivitas di area yang masuk zona potensi bahaya serta terus mengikuti informasi resmi dari BPPTKG dan BPBD setempat.
"Imbauannya, masyarakat tetap mewaspadai bahaya lahar di sekitar Gunung Merapi dan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui BPPTKG dan pemerintah daerah terkait," ujar Bani. (Lorien Nurajay Oxa)