Festival Muharram di Taman Bendera Pusaka jadi Rangkaian HUT ke-499 Jakarta

Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Lucky Wulandari. Foto: Metro TV/Satrio Adi Putranto.

Festival Muharram di Taman Bendera Pusaka jadi Rangkaian HUT ke-499 Jakarta

Satrio Adi Putranto • 14 June 2026 19:49

Jakarta: Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, menjadi salah satu rangkaian kegiatan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Acara berlangsung selama dua hari, 14-15 Juni 2026, bertepatan dengan momentum pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

“Kegiatan ini yang merupakan kegiatan Festival Muharram 1448 Hijriah ini merupakan salah satu bagian atau rangkaian menjelang HUT Jakarta ke-499," kata Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Lucky Wulandari di lokasi, Minggu, 14 Juni 2026.
 


Dia juga mengungkap alasan pemilihan Taman Bendera Pusaka sebagai lokasi acara. Alasannya, yaitu untuk mendukung program taman terbuka 24 jam yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Untuk pemilihan lokasi di Taman Bendera Pusaka adalah karena memang sebagai salah satu aktivasi program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan taman terbuka 24 jam yang juga untuk masyarakat umum dan secara gratis,” kata Lucky.

Lucky menjelaskan bahwa festival ini dirancang secara inklusif untuk menunjukkan identitas Jakarta sebagai kota yang menghargai seluruh hari besar keagamaan. Tidak sebatas pada ceramah agama atau tausiah, pihak panitia juga menyuguhkan beragam acara pemikat, mulai dari Halal Food Festival, konser musik Islami, pawai obor, hingga agenda doa bersama lintas agama.

“Jakarta itu terbuka untuk semua, inklusif, dan juga merayakan semua perayaan hari besar keagamaan, termasuk juga Tahun Baru Islam. Selain tausiah juga ada kirab pawai obor, kemudian ada konser Islam, dan Halal Food Festival, dan juga melibatkan berbagai macam lintas agama juga, nanti ada doa bersama,” urai Lucky.

Lebih lanjut, momen puncak perayaan dijadwalkan bergulir pada Senin, 15 Juni 2026, bertepatan dengan detik-detik pergantian tahun menuju 1 Muharram 1448 Hijriah saat waktu Magrib tiba. Pada momen sakral tersebut, kirab pawai obor massal akan dihelat dengan melibatkan ratusan partisipan lokal.

“Di puncaknya itu di tanggal 15 Juni, di hari Senin tepat ketika matahari terbenam, di Magrib, yaitu ketika masuk ke 1 Muharram. Dan itu dihadiri kurang lebih 500 orang dari masyarakat Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan,” ungkap Lucky.

Mengingat daya tampung lokasi yang memadai, Disparekraf DKI membidik angka kunjungan yang besar dalam perhelatan syiar Islam ini. Pola keluar-masuk pengunjung diproyeksikan akan terus mengalir dinamis sepanjang dua hari pelaksanaan festival.

“Kalau targetnya tentu saja sesuai dengan luasan dari Taman Bendera Pusaka sendiri, kami menargetkan kurang lebih dalam dua hari bisa 3.000 sampai 5.000 orang yang berkunjung in and out,” tambahnya.


Gelaran Festival Muharram 1448 Hijriah di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Foto: Metro TV/Satrio Adi Putranto.

Melalui agenda besar ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat memaksimalkan fungsi Taman Bendera Pusaka yang baru diresmikan oleh pimpinan daerah. Selain sebagai ruang interaksi sosial publik, taman ini diharapkan bertransformasi menjadi sarana edukasi seni budaya Islami yang ramah bagi warga.

“Selain memperkenalkan Taman Bendera Pusaka ini sendiri yang memang baru di-launching kemarin oleh Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, juga untuk aktivasi taman 24 jam yang terbuka untuk umum, dan juga untuk edukasi seni budaya nuansa Islami,” ucap Lucky.

(Fachri Audhia Hafiez)